12/11/17

Kenapa Anak Susah Makan? Ini 14 Penyebab Anak Susah Makan Menurut Para Ahli

Kenapa anak menolak makan?

Saya mengerti setiap orang tua akan merasa cemas jika tiba-tiba anak menolak untuk makan. Anak mulai malas untuk makan, Dia jadi makan lebih sedikit dibandingkan dengan porsi makan seblumnya. Dia menolak makanan yang sudah orang tua sediakan.

20+ Contoh Latar Belakang Skripsi (Pendidikan, Ekonomi, Psikologi, Sejarah dan Kesehatan)

Karyatulisku.com

Apakah latar belakang itu?
Setiap kali membuat tugas, mulai dari membuat tugas makalah, membuat tugas laporan hingga pada saat menjadi mahasiswa tahap akhir kita diminta untuk menyusun skripsi, kita dihadapka pada persoalan untuk membuat latar belakang.

Latar belakang seoal-olah selalu ada dalam setiap kegiatan penulisan. Lalu apa seseungguhnya latar belakang itu dan mengapa kita selalu berkutat dengan penulisan latar belakang, sebelum melanjutkan untuk menulis sebuah karya tulis?.

Pengertian Latar Belakang


Dikutip dari wikipedia, dijelaskan bahwa latar belakang adalah dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan. Artinya melalui latar belakang penulis menyampaikan atau menjelaskan apa yang akan dijelaskan dalam tulisan tersebut. Dalam hal ini jika membuat skripsi maka latar belakang pada skripsi menjelaskan kepada pembaca apa yang akan di bahas dalam skripsi tersebut.

Sementara lebih sederhana saya akan mengatakan bahwa latar belakang adalah alasan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca tentang apa yang melatar belakangi penulis memilih untuk membuat tulisan ini.

Di dalam sekripsi latar belakang berarti alasan yang melatar belakangi penulis hingga memilih judul penelitian hingga menyusun penelitian tersebut.
Pada latar belakang penulis menulisakan mulai dari harapan, dilanjutkan dengan masalah, solusi hingga landasan yang melandasi seorang penulis memilih solusi tersebut.

12/10/17

100+ Contoh Rumusan Masalah Proposal Penelitian (Rumusan Masalah Deskriptif, Komparatif dan Asosiatif)

Karyatulisku.com

Sebelumnya kita sudah belajar untuk membuat latar belakang. Latar belakang pada dasarnya merupakan alasan yang melandasi kita memilih judul penelitian kita. pada latar belakang kita akan memulai dengan menuliskan harapan, kondisi yang ada, masalah, solusi dan landasan pemilihan solusi yang kita ajukan hingga akhirnya kita menyimpulkan untuk memilih judul penelitian tersebut.


Cara Menjadi Pintar di Sekolah : 17 Kunci Sukses Belajar di Kelas

Kamu ingin menjadi yang terbaik di kelas?
Lantas apa saja yang kamu lakukan?

Jika kamu sudah belajar setiap malam, mengerjakan PR terus menerus,

namun belum berhasil untuk menjadi juara kelas.

Sepertinya kamu perlu membaca tips untuk menjadi juara kelas di bawah ini.

"No Pain No Gain"

Makalah Model Pembelajaran Jigsaw

Makalah Model Pembelajaran igsaw


BAB 1PENDAHULUAN

Menurut UNESCO, pendidikan pada abad ini harus diorientasikan terhadap pencapaian 4 pilar pembelajaran yaitu : (1) Learning to know (belajar untuk tahu), (2) learning to do (belajar untuk melakukan), (3) Lerning to be(belajar untuk menjadi diri sendiri), (4) learning to livetogether (belajar bersama dengan orang lain). Bila seorang guru dapat membekali siswanya dan memberi pondasi agar 4 pilar tadi dapat berdiri kokoh, betapa bahagianya siswa yang mempunyai guru atau pendidik yang berkualitas seperti itu. Dan betapa bangganya bangsa dan negara ini bila pendidikan bisa menjadi tonggak berdirinya suatu negara yang kokoh. Untuk mendapatkan hasil dari proses pendidikan yang maksimal tentunya diperlukan pemikiran yang kreatif dan inovatif serta didukung dengan faktor pendanaan yang mencukupi. Inovasi pendidikan tidak hanya pada inovasi sarana dan prasarana pendidikan serta kurikulum saja melainkan juga proses pendidikan itu sendiri.


Inovasi dalam proses pembelajaran sangat diperlukan guna meningkatkan prestasi kearah yang maksimal. Inovasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran dan metode pembelajaran. Kewajiban sebagai pendidik atau guru , tidak hanya transfer of Knowlegde tapi juga dapat mengubah prilaku, memberikan dorongan yang positif sehingga siswa termotivasi, memberi suasana belajar yang menyenangkan agar mereka bisa berkembang semaksimal mungkin. Guru tidak hanya mengolah otak siswanya tapi juga mengolah jiwa anak didiknya, bila seorang guru hanya mengolah otak tanpa mempedulikan jiwa anak didiknya, alhasil mereka tumbuh menjadi manusia robot yang tidak berhati.


Anak yang cerdas, bukan saja anak yang nilai ulangannya baik, nilai rapornya tinggi, tapi emosional dan fungsi motoriknya berjalan dengan baik hingga tugas guru adalah menciptakan iklim belajar dalam pembelajaran yang sehat dan menyenangkan, memberikan dorongan kepada para siswanya agar mempunyai motivasi yang tinggi. Karenanya guru harus mengetahui model model pembelajaran sebagai bagian dalam perencanaan mengajarnya, agar siswa dapat memahami yang berikan oleh gurunya secara seksama.
Metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam keberhasilan pendidikan. Penggunaan metode yang tepat akan menentukan keefektifan dan keefisienan dalam proses pembelajaran. Guru harus senantiasa mampu memilih dan menerapkan metode yang tepat sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan. Terdapat beberapa metode yang telah lama digunakan oleh para guru antara lain ; meode ceramah, metode Tanya jawab, dan metode resitasi. Serentetan metode tersebut bisa dikatakan metode konvensional. Model pembelajaran konvensional yang selama ini digunakan oleh sebagian besar guru yang tidak sesuai dengan tuntutan jaman, karena pembelajaran yang dilakukan kurang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa untuk aktif mengkonstruksi pengetahuannya. Salah satu model pembelajaran yang dimungkinkan mampu mengantisipasi kelemahan model pembelajaran konvensional  adalah dengan menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw. Pembelajaran  model ini lebih meningkatkan kerja sama antar siswa. Kelas dibagi menjadi kelompok-kelompok belajar yang terdiri dari siswa-siswa yang bekerja sama dalam suatu perencanaan kegiatan. Dalam pembelajaran ini setiap anggota kelompok diharapkan dapat saling bekerja sama dan bertanggung jawab baik kepada dirinya sendiri maupun pada kelompoknya.

Dalam masalah ini akan dipaparkan pengertian pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Bagaimana langkah-langkah menerapkannya, kelebihan dan kelemahan model pembelajaran ini, serta bagaimana mengatasi kelemahan-kelemahan dalam menerapkan model sehingga mengarah pada pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang inovatif.
BAB II. PEMBAHASAN
Dalam era global, teknologi telah menyentuh segala aspek pendidikan sehingga informasi lebih mudah diperoleh. Hendaknya siswa aktif berpartisipasi sedemikian sehingga melibatkan intelektual dan emosional siswa  dalam proses belajar mengajar. Keaktifan disini berarti keaktifan mental walaupun untuk ini sedapat mungkin dipersyaratkan keterlibatan langsung keaktifan fisik dan tidak hanya berfokus pada satu sumber informasi yaitu guru yang hanya mengandalkan satu sumber komunikasi. Seringnya rasa malu siswa yang muncul untuk melakukan komunikasi dengan guru maembuat kondisi kelas yang tidak aktif sehingga berakibat pada rendahnya prestasi belajar siswa. Maka perlu adanya usaha untuk menimbulkan keaktifan dengan mengadakan komunikasi yaitu guru dengan siswa dan siswa dengan rekannya.
Menurut Piaget, perkembangan kognitif maupun empat aspek, yaitu 1) kematangan, sebagai hasil perkembangan susunan syaraf; 2) pengalaman, yaitu hubungan timbal balik antara organisme dengan dunianya; 3) interaksi social, yaitu pengaruh-pengaruh yang diperoleh dalam hubungannya dengan lingkunga sosial, dan 4) ekulibrasi, yaitu adanya kemampuan atau sistem mengatur dalam diri organisme agar dia selalu mempertahankan keseimbangan dan penyesuaian diri terhadap lingkungannya. Hal ini juga diperkuat oleh teori belajar kognitif lainnya yaitu oleh teori Vygotsky yang dikenal dengan “scaffolding”. Scaffolding adalah memberikan kepada seorang anak sejumlah besar bantuan selama tahap-tahap awal pembelajran dan kemudian mengurangi bantuan tersebut dan memberikan kesempatan kepada anak tersebut mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar segera setelah ia mampu mengerjekan sendiri. Bantuan yang diberikan guru dapat berupa petunjuk, peringatan, dorongan, menguraikan masalah kedalam bentuk lain yang memungkinkan siswa dapat mandiri.
A. Metode Pembelajaran Jigsaw
Pada awalnya metode ini dikembangkan oleh Elliot Arronson dari Universitas Texas dan kemudian diadaptasi oleh Slavin (Nurhadi, 2004:65). Metode  jigsaw adalah teknik pembelajaran kooperatif di mana siswa, bukan guru, yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam melaksanakan pembelajaran. Tujuan dari jigsaw ini adalah mengembangkan kerja tim, ketrampilan belajar kooperatif, dan menguasai pengetahuan secara mendalam yang tidak mungkin diperoleh apabila mereka mencoba untuk mempelajari semua materi sendirian
Langkah-langkah dalam pembelajaran dengan menggunakan metode Jigsaw adalah:
  1. Kelas dibagi menjadi beberapa tim atau kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 6 orang dengan karakteristik yang berbeda.
  2. Setiap siswa yang ada di “kelompok awal” mengkhususkan diri pada satu bagian dari sebuah unit pembelajaran. Para siswa kemudian bertemu dengan anggota kelompok lain yang ditugaskan untuk mengerjakan bagian yang lain, dan setelah menguasai materi lainnya ini mereka akan pulang ke kelompok awal mereka dan menginformasikan materi tersebut ke anggota lainnya.
  3. Semua siswa dalam “kelompok awal” telah membaca materi yang sama dan mereka bertemu serta mendiskusikannya untuk memastikan pemahaman.
  4. Mereka kemudian berpindah ke “kelompok jigsaw” – dimana anggotanya berasal dari kelompok lain yang telah membaca bagian tugas yang berbeda. Dalam kelompok-kelompok ini mereka berbagi pengetahuan dengan anggota kelompok lain dan mempelajari materi-materi yang baru.
  5. Setelah menguasai materi baru ini, semua siswa pulang ke “kelompok awal” dan setiap anggota berbagi pengetahuan yang baru mereka pelajari dalam kelompok “jigsaw.” Seperti dalam “jigsaw puzzle” (teka-teki potongan gambar), setiap potongan gambar – analogi dari setiap bagian pengetahuan – adalah penting untuk penyelesaian dan pemahaman utuh dari hasil akhir.

Jigsaw adalah teknik pembelajaran aktif yang biasa digunakan karena teknik ini mempertahankan tingkat tanggung jawab pribadi yang tinggi. Menurut Arends(1997) Fasilitator / guru dapat mengatur strategi jigsaw dengan dua cara:
Pengelompokkan Homogen :
Instruksi: Kelompokkan para peserta yang memiliki kartu nomor yang sama. Misalnya, para pe serta akan diorganisir ke dalam kelompok diskusi berdasarkan apa yang mereka baca. Oleh karena itu, semua peserta yang membaca Bab 1, Bab 2, dst, akan ditempatkan di kelompok yang sama.
Sediakanlah empat kertas lipat, lipatlah masing-masing menjadi dua menjadi papan nama, berilah nomor 1 sampai 4 dan letakkanlah di atas meja.
Kelebihan: Pengelompokan semacam ini memungkinkan peserta berbagi perspektif yang ber beda tantang bacaan yang sama, yang secara potensial diakibatkan oleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap salah satu bab. Potensi yang lebih besar untuk memunculkan proses analisis daripada hanya sekedar narasi sederhana.
Kelemahan: fokusnya sempit (satu bab) dan kemungkinan akan berlebihan.

Pengelompokkan Hiterogen
Instruksi: Tempatkan para peserta yang memiliki nomor yang berbeda-beda untuk duduk ber sama. Misalnya, setiap kelompok diskusi kemungkinan akan terdiri atas 4 individu: satu yang telah membaca Bab 1, satu yang telah membaca Bab 2, dsb.
Sediakanlah empat kertas lipat, lipatlah masing-masing menjadi dua menjadi papan nama, berilah nomor 1 sampai 4 dan letakkanlah di setiap meja. Biarkan para peserta mencari tempatnya sendiri sesuai bab yang telah mereka baca berdasarkan “siapa cepat ia dapat”.
Kelebihan: Memungkinkan “peer instruction” dan pengumpulan pengetahuan, memberikan pe serta informasi dari bab-bab yang tidak mereka baca.
Kelemahan: Apabila satu peserta tidak membaca tugasnya, informasi tersebut tidak dapat dibagi/ didiskusikan. Potensi untuk pembelajaran yang naratif (bukan interpretatif) dalam berbagi informasi.

Langkah-Langkah Model Pembelajaran Jigsaw

B. Kelebihan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

Menurut Ibrahim dkk (2000) menyatakan bahwa belajar kooperatif dapat mengembangkan tingkah laku kooperatif dan hubungan yang lebih baik antar siswa, dan dapat mengembangkan kemampuan akademis siswa. Siswa belajar lebih banyak dari teman mereka dalam belajar kooperatif dari pada dari guru. Ratumanan (2002) menyatakan bahwa interaksi yang terjadi dalam belajar kooperatif dapat memacu terbentuknya ide baru dan memperkaya perkembangan intelektual siswa. Menurut Kardi & Nur (2000) belajar kooperatif sangat efektif untuk memperbaiki hubungan antar suku dan etnis dalam kelas multibudaya dan memperbaiki hubungan antara siswa normal dan siswa penyandang cacat. Davidson (1991) memberikan sejumlah implikasi positif dalam belajar matematika dengan menggunakan strategi belajar kooperatif, yaitu sebagai berikut:
  1. Kelompok kecil memberikan dukungan sosial untuk belajar matematika. Kelompok kecil membentuk suatu forum dimana siswa menanyakan pertanyaan, mendiskusikan pendapat, belajar dari pendapat orang lain, memberikan kritik yang membangun dan menyimpulkan penemuan mereka dalam bentuk tulisan.
  2. Kelompok kecil menawarkan kesempatan untuk sukses bagi semua siswa dalam matematika. Interaksi dalam kelompok dirancang untuk semua anggota mempelajari konsep dan strategi pemecahan masalah.
  3. Masalah matematika idealnya cocok untuk diskusi kelompok, sebab memiliki solusi yang dapat didemonstrasikan secara objektif. Seorang siswa dapat mempengaruhi siswa lain dengan argumentasi yang logis.
  4. Siswa dalam kelompok dapat membantu siswa lain untuk menguasai masalah-masalah dasar dan prosedur perhitungan yang perlu dalam konteks permainan, teka-teki, atau pembahasan masalah-masalah yang bermanfaat.
  5. Ruang lingkup matematika dipenuhi oleh ide-ide menarik dan menantang yang bermanfaat bila didiskusikan. Belajar kooperatif dapat berbeda dalam banyak cara, tetapi dapat dikategorikan sesuai dengan sifat berikut (1) tujuan kelompok, (2) tanggung jawab individual, (3) kesempatan yang sama untuk sukses, (4) kompetisi kelompok, (5) spesialisasi tugas, dan (6) adaptasi untuk kebutuhan individu (Slavin-1995).

C. Kekurangan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw
Beberapa hal yang mungkin bisa menjadi ‘pengganjal’ aplikasi metode ini dilapangan yang harus kita cari jalan keluar atau solusinya, menurut (Roy Killen, 1996) adalah:
  1. Prinsip utama pola pembelajaran ini adalah “peer teaching”, pembelajaran oleh teman sendiri, ini akan menjadi kendala karena perbedaan persepsi dalam memahami suatu konsep yang akan di diskusiskan bersama dengan siswa lain. Dalam hal ini pengawasan guru menjadi hal mutlak di perlukan, agar jangan sampai terjadi “missconception”.
  2. Dirasa sulit meyakinkan siswa untuk mampu berdiskusi menyampaikan meteri pada teman, jika siswa tidak punya rasa percaya diri. Pendidik harus mempu memainkan perannya mengorkestrasikan metode ini.
  3. Rekord siswa tentang nilai, kepribadian, perhatian siswa harus sudah dimiliki oleh pendidik dan ini biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengenali tipe-tipe siswa dalam kelas tersebut.
  4. Awal penggunaan metode ini biasanya sulit dikendalikan, biasanya butuh waktu yang cukup dan persiapan yang matang sebelum model pembelajaran ini bisa berjalan dengan baik.
  5. Aplikasi metode ini pada kelas yang besar (lebih dari 40 siswa) sangatlah sulit. Tapi bisa diatasi dengan model “team teaching”.


Berdasarkan uraian di atas, dapat di sederhanakan baik kelebihan maupun kelemahan dalam menerapkan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yaitu:
  1. Guru berperan sebagai pedamping, penolong, dan mengarahkan siswa dalam mem[elajari materi pada kelompok ahli yang bertugas menjelaskan materi kepada teman-temannya.
  2. Pemerataan penguasaan materi dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat.
  3. Metode pembelajaran ini dapat melatih siswa untuk lebih aktif dalam berbicara dan berpendapat.

Sementara dalam penerapannya sering dijumpai beberapa permasalahan atau kelemahan-kelemahan, yaitu:
  1. Pembagian kelompok yang tidak heterogen, dimungkinkan kelompok yang anggotanya lemah semua.
  2. Penugasan anggota kelompok untuk menjadi ahli sering tidak sesuai antara kemampuan dengan kompetensi yang harus dipelajari.
  3. Siswa yang aktif akan lebih mendominasi diskusi, dan cenderung mengontrol jalannya diskusi.
  4. Siswa yang memiliki kemampuan membaca dan berfikir rendah akan mengalami kesulitan untuk menjelaskan materi ketika sebagai tenaga ahli sehingga dimungkinkan terjadinya kesalahan(miskonsepsi)
Solusi MEngatasi Kelemahan Model Pembelajaran Jigsaw
Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang muncul dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Pengelompokan dilakukan dengan terlebih dahulu mengurutkan kemampuan matematika siswa dalam kelas (siswa tidak perlu tahu).  Misalnya jumlah siswa dalam kelas 32 orang, kita bagi dalam bagian 25% (rangking 1-8) kelompok sangat baik, 25% (rangking 9-16) kelompok baik, 25 % selanjutnya (rangking 17-24) kelompok sedang. 25% (rangking 25-32) rendah. Selanjutnya kita akan membaginya menjadi 8 grup (A-H) yang isi tiap-tiap grupnya heterogen dalam kemampuan matematika, berilah indeks 1 untuk siswa dalam kelompok sangat baik, indek 2 untuk kelompok baik, indek 3 untuk kelompok sedang dan indek 4 untuk kelompok rendah.
  2. Sebelum tim ahli kembali ke kelompok asal yang akan bertugas sebagai tutor sebaya, perlu dilakukan tes penguasaan materi yang menjadi tugas mereka. Bila ditemukan ada anggota ahli yang belum tuntas, maka dilakukan remedial yang dilakukan oleh teman satu tim.

BAB III. PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan beberapa hal yaitu:

  1. Penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat mendorong siswa untuk menjadi siswa yang mandiri dan otonom.
  2. Pergeseran peran guru selama pembelajaran sehingga mendorong adanya pembelajaran yang berpusat pada siswa. 
B. Saran
  1. Dalam menerapkan pembelajarn kooperatif tipe jigsaw harus memperhatikan tingkat heterogenitas masing-masing kelompok asal danb pemberian tugas yang akan menjadi tim ahli sesuai dengan kemampuan siswa.
  2. Guru harus selalu memupuk tanggung jawab individu maupun kelompok dalam pembelajaran.

12/9/17

20 Contoh Rumusan Masalah Deskriptif dan Hipotesisnya

Rumusan Masalah dan Hipotesisnya
Tentu kita sudah tau semua bahwa rumusan masalah itu berbeda dengan masalah. Meskipun keduanya memiliki keterkaitan.

Apa keterkaitannya? Keterkaitan antara keduanya yaitu rumusan masalah bersumber dari masalah yang biasanya sudah di jabarkan pada latar belakang atau sudah lebih di spesifikasi kan pada identifikasi masalah.

Definisi Rumusan Masalah
Rumusan masalah adalah sebuah pertanyaan yang membutuhkan jawaban.

Jadi bentuk dari rumusan masalah sudah jelas, yaitu berbentuk pertanyaan. Pertanyaan tersebut nantinya akan di jawab melalui metode ilmiah (pengumpulan data, dan analisis kritis).

Rumusan masalah boleh di katakan adalah langkah besar utama untuk membuat sebuah penelitian. Banyak yg bilang, kalau sudah bisa membuat rumusan masalah berarti sudah melaksanakan penelitian 50%.

Hal itu karena membuat rumusan masalah berarti sudah memahami apa yang akan di tuju atau yang akan di lakukan dalam penelitiannya.

Oke sah sah saja bukan.

Setelah kita tau tentang rumusan masalah, hal yang selanjutnya harus kita pahami tentang rumusan masalah yaitu bentuk atau jenisnya.

Ada 4 jenis rumusan masalah yang perlu pembaca ketahui, yaitu :

Rumusan masalah deskriptif, komparatif, asosiatif dan terakhir rumusan masalah struktural.

Pada artikel ini. Kita tidak akan membahas seluruh jenis-jenis tersebut.

Kita akan fokus untuk membahas rumusan masalah deskriptif saja.

Rumusan Masalah Deskriptif

Rumusan masalah deskriptif adalah rumusan masalah yang berkaitan dengan pertanyaan yang mencoba untuk menguraikan sebuah variabel mandiri. Artinya bahwa variabel ini tidak dibandingkan atau dihubungkan dengan variabel lainnya.

Peneliti tidak membuat perbandingan variabel 1 dengan yang lainnya. Begitupun mencari hubungan tidak di lakukan oleh peneliti. Rumusan masalah deskriptif biasanya dibuat pada penelitian deskriptif.

Contoh rumusan masalah deskriptif dan hipotesisnya

1. Seberapa tinggi daya tahan lampu Y?
Hipotesis : daya tahan lampu X = 1200 jam.

2. Seberapa tinggi produktifitas lahan pertanian di Kabupaten Pati?
Hipotesis : Produktifitas lahan pertanian di Kabupaten Pati 10 ton/ha

3. Berapa lama daya tahan tubuh seseorang untuk menahan dari dehidrasi?
Hipotesis : Daya Tubuh Seseorang dapat menahan dehidrasi sampai 54 jam.

4. Seberapa baik kinerja teller di Kantor Cabang Bank Y?
Hipotesis : Kinerja Teller di Kantor Cabang Bank Y telah mencapai 80% dari yang diharapkan.

5. Seberapa cepat tendangan Boaz Salosa saat mencetak Goal ke Gawang Brazil?
Hipotesis : Kecepatan tendangan Boaz Salosa saat mencetak goal ke gawang Brazil mencapai 65km/h

6. Seberapa cepat lari Terenz Puhiri saat mencetak goal ke gawang Mitra Kukar di Liga 1 Th 2017?
Hipotesis : Kecepatan lari Terenz Puhiri saat mencetak goal ke gawang Mitra Kukar di Liga 1 Th 2017 mencapai 37km/h

7. Seberapa besar manfaat pendidikan karakter?
Hipotesis : Pendidikan Karakter memberikan pengaruh hingga 80% dalam pembentukan karakter yang mulia

8. Bagaimana kinerja pegawai perpustakaan di UNN?
Hipotesis : Kinerja pegawai perpustakaan UNN mencapai 90% dari yabg diharapkan

9. Bagaimanakah gaya kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta?
Hipotesis : Anis Baswedan mengusung gaya kepemimpinan yang 80% disukai oleh rakyat.

10. Bagaimanakah gaya dukungan suporter PSIS Semarang?
Hipotesis : Suporter PSIS semarang memiliki gaya dukungan yang militan dan fanatik

11. Bagaimanakah gaya permainan Evan Dimas dan Egy Maulana Fikri?
Hipotesis : Ecan Dimas memiliki gaya permainan yang kreatif dan tenang sedangkan Egy Maulana Fikri memiliki gaya permainan yang atraktif.

12. Seberapa lama Gunung Berapi berada pada status siaga 4 sebelum metus?
Hipotesis : Status Siaga 4 Gunung Berapi sebelum meletus berlangsung 5 hari.

13. Seberapa lama daya tahan ban X?
Hipotesis : Ban X dapat bertahan hingga 1 tahun dengan jarak tempuh 5000km.

14. Seberapa keras smash  dari Jhonatan?
Hipotesis : Smash terkeras Jhonatan mencapai kecepatan 43km/jam

15. Bagaimana sikap atlet dalam menjaga kebugaran tubuh?
Hipotesis : Seorang atlet memperhatikan. pola makan, pola istirahat, dan pola latihan.

16. Seberapa bagus suara Adel saat bernyanyi dalam ajang AMA?
Hipotesis : Suara Adel di nilai bagus oleh 90% penikat musik di Amerika.

17. Seberapa kuat tandukan yang dapat dilakukan oleh Banteng yang mengamuk?
Hipotesis : Serudukan Banteng yang mengamuk setara dengan tendangan 1000 ekor kuda.

18. Bagaimana tingkat kejujuran anggota DPR RX?
Hipoteisi : Tingkat kejujuran anggota DPR RX mencapai 99,9%

19. Seberapa tinggi cita-cita orang pedalaman?
Hipotesis : Orang pedalaman 90% memiliki cita-cita yang tinggi seperti menjadi Guru, Dokter, Pilot dan Tentara.

20. Seberapa besar pengaruh pendidikan di sekah terhadap pendidikan karakter anak?
Hipotesis : sekolah memberikan pengaruh hingga mencapai 55% terhadap pembentukan karakter anak.

Demikianlah contoh yang kami berikan.
Contoh dari rumusan masalah deskriptif.

Semoga dapat membantu para pembaca untuk memahami rumusa masalah. Khususnya yang sedang melakukan penelitian. deskriptif.

Ini yang harus anda ajarkan pada anak agar adik dan kakak akur

Agar adik dan kakak akur


Ini adalah keterampilan yang harus anak pelajari sejak kecil.


Salah satu hal favorit saya adalah mendengarkan orang bijak berbagi cerita, dan pengalaman hidup mereka. Satu orang yang melakukan ini setiap kali kita melihat dia adalah anak kakek buyut saya. Saya merasa sangat diberkati untuk memiliki pria seperti itu dalam hidup saya, dan kehidupan anak laki-laki saya. Anak-anakku memiliki 4 kakek buyut yang hidup! Betapa dahsyatnya itu. Saya belajar banyak dari mereka masing-masing dan benar-benar saya begitu menghargai saran nasihat mereka.



Beberapa bulan yang lalu kami berada di rumah kakek dan ketika itu anak anak duduk bersama dan saling bermain. Mereka bertingkah seperti biasa, canda tawa namun kemudian situasinya perlahan meningkat. Itu berakhir seperti biasa dengan seseorang menangis.

Pria yang baik dan lembut ini membungkuk dan membisikkan beberapa nasehat yang luar biasa kepada anak laki-laki saya dan saya sangat bersyukur saya mendengarnya. Dia berkata, "Senang bersenang-senang! Bersenang-senang itu penting. Caranya adalah belajar mengetahui kapan harus berhenti."

Saya pikir, oh orang itu brilian.

Jika Anda memikirkannya, berapa kali anak-anak Anda mendapat masalah karena mereka tidak berhenti tepat pada waktunya. Mereka terus menguji batas sampai terlambat dan seseorang akhirnya terluka secara fisik atau mental. Lihat apakah ada contoh di rumah Anda yang terjadi BANYAK di rumah saya.



Cerita # 1

Anak laki-laki saya yang lebih tua suka menjaili adiknya. mereka bermain bersama sama, tertawa bersama sama. Namun seperti biasa tawa mereka semakin meningkat dan mulai berubah. Mereka mulai meremehkan kekuatan mereka dan berakhir dalam pertandingan gulat dengan seseorang yang terluka (Berkelahi).

Cerita # 2

Hal ini bahkan bisa terjadi pada anak yang lebih tua. Apa yang terjadi saat anak anda mengatakan sesuatu yang lucu? Mereka akhirnya mengulangi berulang-ulang, membuat lebih banyak orang tertawa. Apa yang terjadi? Ini justru sebaliknya dan menjadi menjengkelkan dan tidak lucu lagi, berakhir dengan seseorang yang tidak bahagia.
Itu terjadi ketika sang kakak membuat lelucon tentang sang adik, pada awalnya mereka berdua tertawa. Tapi terus menerus di ulang tanpa tau waktu berhenti membuat sang adik menangis.

Cerita # 3

Kemarin kami pergi ke kolam renang dan anak buahku ingin aku ikut menyelam dengan mereka di ujung yang dalam.

Setelah beberapa percikan membuat saya basah, saya setuju dan pergi menyelam bersama mereka. Itu adalah saat yang tepat, dan saya menyukainya! Saya kemudian memberitahu mereka bahwa saya harus kembali ke air yang dangkal untuk menonton anak saya yang berumur 3 tahun. Mereka tidak menyukainya tapi dengan enggan melepaskan saya. Kira-kira 20 menit kemudian mereka semua sampai di ujung dangkal dan mulai melompat ke depan saya, menciptakan percikan besar, sambil berkata, "Mom ikut bermain dengan kami!"

Sekarang saya tahu ini benar-benar tidak bersalah dan mereka hanya ingin bermain dengan ibu mereka, di mana saya mematuhi dan membenamkan pasangan dan melemparkannya ke dalam air. Namun, setelah sekitar ke 5 kalinya meminta mereka untuk berhenti, saya harus sedikit kesal agar mereka benar-benar berhenti. Mereka tidak memperhatikan saat terlalu banyak terlalu banyak. Seorang anak akhirnya keluar dari kolam selama 5 menit karena tidak tahu kapan harus berhenti.


Cerita ini hanya beberapa, kondisi dimana anak tidak memahami kapan waktu yang tepat, tapi itu selalu terjadi. Jadi bagaimana kita mengajari anak-anak kita untuk tahu kapan sudah cukup dalam melakukan sesuatu. Ini membutuhkan waktu.


Saya telah mengajar anak laki-laki saya ini karena kakek yang memberi tahu mereka nasihat kecil ini dan saya perlahan melihat beberapa anak laki-laki saya mengenali kapan waktunya untuk berhenti.

Ini adalah keterampilan yang perlu dipraktekkan. Ini mengajarkan mereka untuk menyadari lingkungan sekitar dan perasaan orang lain. Jika saya melihat anak laki-laki saya bermain dan dapat melihat situasi menjadi sedikit tidak kondusif, maka saya akan lamgsung mengingatkan mereka,

"Oke, Anda bersenang-senang, tapi menurut Anda sebaiknya berhenti sebelum berubah menjadi situasi yang tidak menyenangkan?"

Pertanyaan ini mengingatkan mereka dan membantu mereka memikirkan apa yang sedang terjadi. Jika Anda mengingatkan mereka cukup semoga ini menjadi tertanam dalam pikiran mereka. Apakah ini bekerja sepanjang waktu? Tidak, tidak.

Anak-anak masih menemukan banyak waktu di mana mereka meninggalkan otak mereka di dasar keranjang cucian mereka. Saya telah memperhatikan bahwa hal itu telah membantu mereka menyadari tidak hanya diri mereka sendiri, tapi juga orang-orang di sekitar mereka. Mereka sekarang menyelesaikan pertanyaan saya dengan mengatakan, "SAYA TAHU TAHU, saya perlu tahu kapan harus berhenti!"


Memahami Perbedaan dari Pengertian Valid, Validitas, dan Validasi Data

Penelitian  adalah proses untuk menemukan informasi yang dilakukan dengan metode penelitian. Sementara metode penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah.

Cara ilmiah adalah cara yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan informasi atau pengetahuan yang dilakukan dengan memegang prinsip rasional, empirik dan sistematis.


Artinya :
Rasional - sebuah penelitian memegang prinsip rasional jika kegiatan yang dilakukan dalam penelitian. Dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal dan dapat diterima okeh akan sehat manusia pada umumnya.


12/6/17

Cara menidurkan bayi yang rewel dan susah tidur menurut ahli serta para ibu

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kepada pembaca tentang cara menidurkan bayi yang rewel dan susah tidur.

Mendapati kondisi bayi yang rewel kemudian susah tidur tentu sangat mengganggu bagi para orang tua khususnya ibu.

11/30/17

Penyebab Anak Sulit Tidur Siang dan Cara Mengatasinya

Pentinya Tidur Siang

Tidur siang untuk anak adalah aktivitas yang memberikan banyak manfaat.

Tidur siang menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi untuk anak. Dengan tidur siang hormon pertumbuhan anak akan berkembang. H-GH banyak ditemukan dalam darah. Hal ini memicu pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak.

Seperti dikutip dari sahabatnetsle.com dijelaskan bahwa dengan tidur siang dapat membantu pertumbuhan tinggi dan kecerdasan otak anak.

Dilanjutkan dengan studi internasional di Washington DC yang memaparkan bahwa tiga per lima orang yang tidak  tidur siang memiliki produktifitas kerja yang rendah.

Sementara dikutip dari BBCNews.com "membawa anak untuk tidur 1 jam setelah makan siang dapat membantu mereka (anak-anak) dalam belajar dengan meningkatkan kekuatan otak. Setelah tidur siang anak mengingat 10% lebih banyak informasi yang mereka peroleh dari pada informasi yang ia peroleh jika ia terjaga".

Itu artinya bahwa dengan tidur siang memberikan kekuatan lebih baik untuk menerima informasi.  Pada saat tidur siang otak anak mengalami peningkatan aktivitas otak yang berkaitan dengan penyatuan informasi informasi baru.

Masih dari BBCNews sebuah penelitian menunjukan bahwa membantu anak anak kelas 3 sampai kelas 5 lebih baik mengingat pelajaran pra sekolah.


Tidur siang benar-benar memberikan manfaat kepada anak, dari situ maka dapat disimpulkan manfaat dari tidur siang yaitu:
1. Meningkatkan konsentrasi anak
2. Meningkatkan kecerdasan otak
3. Meningkatkan kemampuan memori otak dalam menyimpan info d masih informasi baru.
4. Menjaga kebugaran tubuh anak.
5. Mempercepat perkembangan tubuh anak.


Sementara jika anak kurang tidur siang, dapat membuat berkurangnya kebugaran sehingga menyebabkan mudah kelelahan, cepat marah dan akhirnya berkurang juga tingkat konsentrasi anak.

Berdasarkan uraian-uraian di atas maka kita mengetahui betapa pentingnya tidur siang bagi anak.

Untuk itu menjadi hal yang penting bagi orang tua untuk dapat membantu membiasakan anak tidur siang.


Tapi nyatanya tidak semua anak mau untuk tidur siang, lantas bagaimana untuk membuat anak mau untuk tidur siang?


Sumber : freepik

Sebelum mengetahui cara mengatasi anak yang sulit tidur siang. Hal yang perlu untuk diketahui pertama yaitu penyebab yang membuat anak sulit tidur siang.

Berikut ini akan dijelaskan apa penyebab anak sulit tidur siang.

Penyebab anak sulit tidur siang

1. Tidak terbiasa tidur siang

Jika anak anda tidak terbiasa untuk tidur siang. Tentu mereka akan kesulitan ketika suatu saat anda mencoba merubah nya untuk tidur siang.

Jika akan sudah terbiasa tidak tidur siang selama ini. Maka perlu untuk membiasakan anak tidur siang terlebih dahulu dengan pelan-pelan.

2. Anak yang terlalu aktif

Anak yang terlalu aktif tentu butuh berbagai macam aktifitas untuk menyalurkan energinya. Dia tidak akan bisa diam. Apalagi untuk tidur dia akan merasa sulit karena dia memiliki energi yang  berlebihan.

Anak dengan tipe ini memerlukan banyak aktifitas sehingga menghabiskan energinya. Ketika energinya sudah terkuras baru dia dapat tidur.

3. Mengkonsumsi minuman berkafein

Kafein tidak hanya ada pada kopi. Jadi walau anak tidak mengkonsumsi kopi, dia juga dapat mengkonsumsi kafein. Kafein dapat berasal dari minuman yang nersoda atau juga permen coklat.

Anak seperti di kutip dari okezonelifestyle anak yang sensitif jika mengkonsumsi kafein akan menyebabkan dia tidak mengantuk melainkan tambah aktif dan sulit untuk tidur.

4. Menggunakan HP/Smartphone

Untuk memanjakan anak, memberikan berbagai macam permainan pada anak. Kini banyak orang tua yang memberikan anaknya smartphone atau HP.

Salah satu dampak negatif yang dapat diperoleh jika tidak ada pembatasan penggunaan yaitu anak akan sulit tidur.

Game atau peainan pada handphone yang menarik membuat otaknya terangsang untuk terus memainkan game pada HP tersebut.

5. Menonton filem horror

Filem horor adalah filem yang dipenuhi dengan adegan menakutkan. Beberapa anak memang menyukai filem ini. Namun filem ini dapat membuat anak sulit tidur. Adegan adegan yang menakutkan pada filem ini dapat membuat anak selalu teringat dan menakutinya. Bahkan juga dapat terbawa ke dalam mimpi dan menjadi mimpi buruk bagi anak tersebut.


Sumber : freepik

Cara Mengatasi Anak Sulit Tidur Siang

Setelah mengetahui, penyebab anak sulit tidur. Berikut ini cara yang dapat orang tua lalukan untuk membuat anak tidur siang.

1. Membiasakan anak untuk tidur siang dengan membuat jadwal tidur

Kita dapat membiasakan anak untuk tidur siang dengan membuat jadwal tidur. Buat jadwal tidur dengan waktu tidur, waktu bangun, baik iti tidur siang maalipun tidur malam. Dengan adanya jadwal tersebut anak-anak akan berkembang dengan konsisten.

Rutinitas tidur akan membantu anak untuk memiliki kebiasaan dalam tidur. Mungkin akan menjadi sulit diawalnya oleh sebab itu buat kesepakatan dengan anak. Kemudian ciptakan lingkungan yang dapat membuat ia mudah tidur.

2. Berikan asupan makanan dengan karbohidrat dan gula yang cukup serta hindarkan dari kafein.

Seperti kita ketahui bahwa kefein membuat anak menjadi sulit tidur. Maka hindarkanlah dari kafein. Sementara memberikan asupan makanan yang mengandung gula dan karbohidrat dapat membuat anak lebih mudah tidur.

Saat anak kenyang dia lebih mudah tidur dari pada kondisi lapar. Maka pada siang hari berikanlah makan buat anak yang cukup seperti makan nasi dan sayuran ditambah dengan susu jika perlu. Setelah makan siang sampaikan bahwa hal selanjutnya yaitu tidur siang bagi anak. Itu akan sangat baik untuk anak.

3. Menciptakan suasana yang nyaman di tempat tidur.

kita dapat menciptakan suasana yang nyaman pada anak dengan cara:
a. Jangan gunakan terlalu banyak selimut - lebih sulit tidur saat anak terlalu panas.

b. Biarkan boneka binatang, boneka favorit, atau barang kenyamanan lainnya.

4. Ciptakan suasana yang menenangkan.

Kita dapat menciptakan suasana yang menenangkan dengan cara:
a. Matikan lampu, tutup nuansa jendela, matikan TV.
b. Mainkan musik yang tenang dan lembut.

5. Menemani anak untuk tidur

Jika anak sulit tidur seperti karena ketakutan. Maka hal yang dapat kamu lakukan yaitu menemaninya. Berikan kenyamanan pada mereka dan kasih sayang serta kelemkelemnutan. Cobalah gosok punggung lembut jika anak anda gelisah.


11 Cara Terbaik Memotivasi Anak Agar Rajin dan Giat Belajar

Motivasi Belajar

Umumnya . . .

Orang tua ingin melihat anaknya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang memiliki motivasi tinggi dalam belajar.
Mereka berharap bahwa anaknya senang belajar, menyukai belajar, dan dapat menjadi orang yang pintar.

11/29/17

3 Cara terbaik melatih konsentrasi anak usia 4, 5 dan 6 tahun menurut ahli

Little Story

"Hey Yorri, sudah kah kamu menyelesaikan tugasmu?" tanya bunda Yorri.

11/28/17

18 Cara mengatasi anak malas belajar di usia dini

Cerita mama

Hari hari ku begitu buruk, setiap hari harus memaksa anak untuk aktif dan belajar. Saya harus bilang "Yossi. . bersihkan mainanmu".

11/27/17

7 Cara meningkatkan daya ingat otak menurut islam

Mengapa lupa?

Sebuah hal yang wajar ketika seseorang melupakan sesuatu. Karena waktu akan membuat kita melupakan sesuatu hal tersebut.

30 Langkah Cara Membuat Hiasan Dinding dari Kertas Karton, Buku, Kertas Kado dan Origami

Dalam postingan kali ini. Saya akan berbagi 30 langkah untuk membuat sebuah hiasan dinding.

11/26/17

Anak Malas? Ini 10 Penyebab Anak Malas Belajar Menurut Para Ahli

Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang rajin belajar. Sebuah kebahagiaan tersendiri jika bisa melihat anak melalui hari-harinya dengan penuh semangat dalam belajar.

11/25/17

Latihan atau Terapi untuk mengatasi anak kurang konsentrasi


Saya kehilangan konsentrasi

Ketika saya membaca buku dan saya merasakan kesulitan untuk memahami isi dari buku tersebut.

Maka kemungkinan yang menyebabkan hal tersebut terjadi yaitu ;

1) buku yang saya baca memiliki struktur penyajian yang sulit di pahami;

2) saya tidak memiliki konsentrasi yang baik dalam membaca isi dari buku ini.

saya mencoba untuk mengganti buku tersebut dengan buku lainnya.

ternyata saya masih kesulitan untuk memahami isi dari buku kedua yang saya baca.

buku ketiga kubaca sebagai pengganti buku kedua dan hasilnya masih sama, dimana saya masih kesulitan untuk memahami isi buku tersebut.

Percobaan sederhana membuatku berasumsi bahwa yang telah membuat kesulitan memahami isi dari ketiga buku tersebut yaitu saya kehilangan konsentrasi.


Apa konsentrasi itu?


Konsentrasi adalah kemampuan seseorang untuk fokus pada suatu hal. Konsentrasi juga disebut sebagai kekuatan seseorang untuk memberikan perhatian khusus pada suatu objek.

Dalam aktifitas sehari-hari konsentrasi dibutuhkan oleh setiap orang.

Konsentrasi yang bagus dari seseorang dapat memberikan banyak manfaat pada dirinya.

Berikut ini manfaat yang dapat diperoleh bagi seseorang yang memiliki kemampuan. konsentrasi tinggi:

1. Dapat dengan cepat menyelesaikan masalah - seseorang yang memiliki konsentrasi tinggi dapat mengamati detail-detail yang sulit di lihat oleh orang biasa. Seseorang dengan konsentrasi tinggi dapat menemukan masalah  dengan cepat. Hal itu berguna untuk memberikan informasi dalam rangka penyelesaian masalah dengan cepat

2. Lebih cepat membuat pilihan - mampu berkonsentrasi dengan baik dapat memberikan kemampuan untuk membuat pilihan dengan cepat. Manusia membuat keputusan dari analisis terhadap pengetahuan dan data yang telah ia ketahui sebelumnya. Memiliki konsentrasi yang baik membuat seseorang dapat menemukan data data yang tersimpan pada otak lebih cepat dari biasanya. Hal tersebutlah yang membuat seseorang dengan fokus tinggi dapat membuat pilihan dengan lebih cepat.

3. Menumbuhkan ide-ide baru
Memiliki konsentrasi memberikan kekuatan pada memori jangan pendek dan panjang yang kuat. Seseorang yang memiliki kekuatan pada memori mereka membuat mereka dapat menumbuhkan ide-ide baru dengan cepat.

Sebeliknya ketika kita kurang konsentrasi maka kita kesulitan memahami segala sesuatu hal yang membuat kita menjadi lamabat dalam menyelesaikan masalah, lambat dalam menentukan pilihan dan kesulitan untuk mendapatkan ide-ide yang solutif.

Tentu kondisi tersebut merukan kondisi karena kita kurang konsentrasi. Hal yang tidak kita sukai dan kita harapkan. Namun selalu muncul dalam situasi-situasi tertentu.

Pada akhirnya saya membenci untuk kehilangan konsentrasi dalam aktifitas sehari - hari.

Mencoba untuk mengembalikan konsentrasi yang baik adalah sebuah pilihan yang harus saya ambil.

Jadi saya melakukan latihan atau terapi untuk meningkatkan konsentrasi, latihan ini berdasarkan referensi yang ditemukan stevenaitchison dan artofmenliness.

Dari referensi tersebut saya mengambil 5 bentuk latihan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi

5 bentuk latihan atau terapi untuk meningkatkan konsentrasi yaitu :


1. Meditasi Lilin - duduk dengan bersila di depan lilin. Kemudian pejamkan mata. Selanjutnya fikirkanlah hal-hal lainnya selain tentang lilin. Lakukanlah kegiatan tersebut selama 5-10 menit. Kegiatan meditasi lilin tersebut dapat membuat kekuatan konsentrasi meningkat.

Saya menyukai latihan ini, dan saya menemukan diri pada fikiran-fikiran yang begitu relax di kepala. Setelah itu saya mencoba membaca buku dan saya menemukan diri pada kondisi konsentrasi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

2. Duduk pada kursi dan pusatkan pandangan pada satu objek - ini adalah cara dimana kamu harus duduk dengan santai pada sebuah kursi, selama 15 menit dan memberikan fokus perhatian pada objek tertentu.

Pada saat mencoba cara ini, saya memulai dengan berlatih untuk duduk dengan santai selama 5 menit. Baru setelahnya dapat secara bertahap meningkatkan waktu hingga mencapai 15 menit untuk duduk tenang dengan relax di atas kursi.

Setelah melakukan hal tersebut benar bahwa saya mendapati kebiasaan santai ini sangat baik untuk meningkatkan konsentrasi.

3. Mencium Bau

Fokus pada satu bau dari sekian bau yang ada disektarmu
Poin penting pada terapi ini adalah memfokuskan indra kita untuk mendeteksi satu bau saja dari sekian banyak yang dapat tercium.

Ketika saya berjalan di taman bunga saya dapat mengidentifikasi berbagai macam bau di sana. Untuk berlatih meningkatkan konsentrasi saya mencoba untuk memfokuskan pada satu macam bau saja.

Cara lain yang dapat digunakan untuk melatihnya yaitu mengumpulkan berbagai barang dengan bau tajam contoh : durian, mengkudu, jeruk, nangka.

Letakkan buah tersebut pada sekitarmu dan coba untuk mengidentifikasi bau dari buah-buah tersebut. Setelah terindentifikasi sekrang lanjutkan untuk fokus pada satu bau saja.

Hal tersebut membutuhkan intensitas pada indra penciuman serta melatih otak untuk memusatkan perhatian pada satu macam bau saja.

Tujuan dari latihan ini yaitu untuk memusatkan konsentrasi sehingga kita dapat mengendalikan dan mengarahkan fikiran kita.

4. Memusatkan Perhatian Pada Dalam Diri

Saat akan tidur atau saat bernearing di tempat tidur. Letakkan kedua tangan kamu di atas dada kamu. Rasakan detak jantung memompa aliran darah ke seluruh tubuh. Pusatkan fikiran untuk merasakan bagaimana jantung memompa aliran datang tersebut.

Setelah menemukannya letakkan kedua tangan di samping tubuh kamu, dan tetap rasakan bagaimana aliran darah dipompa oleh organ luar biasa itu.

Latihan ini adalah latihan yang begitu mudah untuk dilakukan secara rutin. Saya mencoba melakukannya ketika hendak tidur dan menjadi latihan faforit saya karena begitu menenangkan.  Latihan ini membuat saya dapat merasakan bagaimana sistem dalam tubuh kita bekerja.

5. Menghitung mundur dari 100-1

Cara ini adalah cara yang mungkin terdengar sederhana untuk dilakukan. Saya menghitung angka dari 100-1.

Meskipun sederhana saat mencoba menghitung mundur dari bilangan 100 ke 1 saya membutuhkan konsentrasi untuk melakukannya. Dengan rutin melakukan hal ini kita dapat melatih konsentrasi kita.

Latihan ini adalah latihan yang dapat tepat jika kita hanya memiliki waktu yang sedikit.

Cara untuk mendapatkan konsentrasi

Pada kondisi tertentu seperti saat belajar, mengerjakan tugas dan bekerja. Kita memerlukan konsentrasi yang tinggi.

Untuk memperoleh konsentrasi tersebut ada beberapa hal yang dapat dilakukan diantaranya yaitu :

1. Memusatkan perhatian
Tentu ini adalah hal.paling penting dalam berkonsentrasi yaitu fokus pada 1 bagian saja. Ketika kamu belajar tentang materi sejarah untuk ulangan besok maka nerfokuslah untuk materi sejarah saja.

Jangan terganggu untuk memikirkan materi lainnya Seperi IPA, Matematika atau pelajaran lainnya.

Untuk memfokuskan hal itu, kamu bisa menuliskan hal apa saja yang akan kamu lakukan pada rencana kegiatan di selembar kertas.

Tulis berbagai hal yang akan kamu lakukan satu per satu. Dan lakukan secara urut. Itu akan membantu kamu untukenyelesaikan setiap tugas dengan konsentrasi pada setiap bidangnya.

2. Mengembangkan Gaya Hidup Sehat
Konsentrasi dapat bekerja dengan baik saat kita memiliki gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat meningkatkan jumlah darah dan oksigen yang dibawa ke otak.

Diet sehat, teratur berolahraga dan mengkonsumsi banyak makanan sehat dapat membantu seseorang memiliki otak yang mudah untuk berkonsentrasi pada hal hal tertentu.

3. Tidur cukup
Kelelahan membuat kita kehilangan kemampuan konsentrasi kita. Untuk mengembalikan kondisi kita ke semula maka diperlukan istirahat yang cukup.

Tidur dapat menjadi salah satu cara untuk mengembalikan kondisi kita menjadi fit sehingga kemampuan konsentrasi kita dapat kembali lagi.

4. Menghilangkan Gangguan
Jika kamu merasa bahwa suara radio mengganggu kamu dalam belajar matikanlah radio tersebut. Begitupun jika suara tv juga mengganggu kamu.

Menghilangkan gangguan artinya menyingkirkan segala hal yang dapat mengalihkan perhatian kamu dari apa yang sedang kamu lakukan saat ini.

Misal kamu ingin belajar materi ujian untuk esok hari. Kamu tau bahwa HP dapat mengalihkan perhatian kamu saat belajar. Maka cara terbaik yang harus kamu lakukan untuk tetap berkonsentrasi yaitu menyingkirkan untuk sementara HP tersebut dari jangkauanmu.

5. Melibatkan berbagai macam indra
Saat kamu mendengarkan guru kamu ceramah (menjelaskan) kamu hanya akan mendapatkan sedikit informasi jika hanya mendengarkan. Pusatkan perhatian dengan melibatkan berbagai organ tubuh lainnya seperti sambil membuat catatan kecil dari apa yang guru kamu jelaskan.

Pada kondisi lain membaca dengan menuliskan catatan kecil juga lebih baik untuk membuat kamu lebih berkonsentrasi dan mengingat apa yang kamu lakukan.

6. Mengaitkan informasi dengan pengetahuan terdahulu
Ketika kaku mendapat informasi baru, pengetahuan kamu yang terdahulu akan terhubung dengan pengetahuan yang baru tersebut. Mengaitkan keduanya berdampak baik untuk memudahkan kamu berkonsentrasi pada apa yang sedang kamu pelajari dan kerjakan.

Ini akan lebih mudah dari pada kamu tidak mengaitkan informasi tersebut pada pengetahuan terdahulu.

7. Membuat Struktur
Cara untuk lebih mudah dalam memahami sesuatu yaitu dengan membuat struktur pada apa yang kamu kerjakan.

Misal kamu mencoba mengingat nomor telepon yang berjumlah 12 dikit. Jika kamu mengingat semua nomor tanpa membuat struktur itu akan sulit. Sebaliknya jika kamu menstruktur nomor tersebut menjadi 4 nomor bagian awal, 4 nomor bagian tengah dan 4 nomor bagian akhir akan membuat kamu lebih mudah dalam mengingat.

Demikian informasi tentang latihan atau terapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi.

Kekurangan konsentrasi adalah hal yang sangat tidak si inginkan jadi melatih untuk dapat memiliki konsentrasi yang baik adalah sebuah pilihan yang terbaik.

11/24/17

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas dan Mandiri Sejak Dini


Cerita Dimulai

Saya menemukan hal yang berbeda pada perkembangan Amelia. Pada usianya yang ke 3 tahun dia sudah memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan lancar, sifat kritis, cerdas dan pintar, serta mandiri.

ini hal yang tidak biasa dan saya menilai bahwa ini merupakan berkah yang dihlberikan kepada Amelia.


Rasa penasaran membuat saya ingin mengetahui bagaimana Amelia dapat menjadi gadis cantik dengan perkembangan yang pesat seperti ini.

Rasa penasaran menghinggapi untuk bertanya kepada sang bunda "apa yang anda ajarkan pada Amelia sehingga dia tumbuh menjadi anak yang cerdas, pintar dan mandiri?".

Perkembangan Terbaik Pada Otak Terjadi di Usia di bawah 5th

Sang bunda mengatakan bahwa "saya percaya bahwa perkembangan usia terbaik anak adalah usia di bawah 5th, jadi sejak sedini mungkin saya sudah mengajarkan banyak hal kepadanya".


Usia di bawah 5 tahun merupakan usia dimana otak anak berkembang dengan sangat baik.

Otak mereka layaknya spons yang dapat menyerap apa saja yang diajarkan pada mereka. Artinya bahwa jika anak di ajarkan musik, bahasa, math, dan berbagai hal lainnya pada usia tersebut mereka masih sangat mudah menangkapnya.

Oleh sebab itu sang bunda tidak mau menunggu, ketika banyak orang tua lain yang tidak banyak memberikan edukasi tepat di usia anak yang masih dini.

Dia memilih untuk mencoba mendidik anaknya sejak sedini mungkin.




10 Hal yang dapat kamu lakukan untuk mendidik anak di usia dini


Berikut ini merupakan 10 hal yang dapat kamu lakukan untuk mendidik anak usia dini menurut para ahli yang didukung ilmu sains, yang juga dilakukan oleh bunda Amelia.

Ayo kita ketahui . . .

1. Memberikan rangsangan untuk belajar
Bunda Amelia tidak pernah mengatakan secara langsung pada Amelia kecil "ayoo saatnya belajar".

Dia mengganti ajakan belajar dengan memberikan rangsangan dengan cara mengajak berbicara, bermain game, bernyanyi, melakukan suatu hal. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah membuat anak bahagia (mengurangi stress).

Memaksimalkan respon adalah tujuan utama di kegiatan yang dilakukan dengan memberikan rangsangan. Rangsangan yang diberikan seperti diatas dapat membuat anak memiliki kompetensi tiga dimensi dan mencintai belajar.


2. Membacakan Buku pada Anak

Bunda Amelia selalu meluangkan waktu membacakan buku pada anak.

Dia tidak peduli apakah si kecil paham atau tidak pada cerita tersebut, yang terpenting anak mendengarkan cerita dan dapat menangkap kosata-kosakata baru.

"Ini dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kemampuan bahasa Amelia kecil". Tuturnya

Seorang anak sering mendengarkan cerita pada buku sejak dini. Cendrung untuk tertarik dengan membaca buku.

Hal tersebut akan bagus karena membaca buku adalah salah satu kegiatan terbaik untuk menjadikan anak menjadi pintar.


3. Berbicara dengan dia secara rutin dan intens

"Saya selalu mengajak berbicara anak saya. Ini adalah cara terbaik bagiku untuk  mengembangkan kemampuan bahasa dia" ujar bunda Amelia.

Saat diajak berbicara, anak akan berusaha untuk meningkatkan kemampuannya berkomunikasi. Ini adalah hal yang baik untuk mengembangkan kemampuan bahasa yang dimiliki oleh anak.


4. Jalin komunikasi yang kuat dengan bermain game dan sesuatu yang ia sukai

Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyatakan bahwa anak yang mendapatkan perhatian dan rasa cinta saat bayi cendrung untuk memiliki perkembangan pengetahuan yang lebih baik. Dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang.

Untuk memberikan kasih sayang dan rasa perhatian. Saya memilih untuk selalu menemani anak-anak dalam bermain dan melakukan hal-hal yang ia sukai.


Dengan interaksi tersebut dapat membuat rasa cinta tumbuh antara orang tua dengan anaknya. Komunikasi yang baik itu dapat menjadi dasar kemampuan berfikir yang lebih tinggi.


5. Memberikan Mainan yang Merangsang Imajinasinya

Di usia Amelia ia sangat menyukai bermain. Maka memberikan mainan kepada amelia adalah hak terbaik untuk membuatnya dapat belajar dari mainannya.

Mainan yang diberikan tidak harus mainan yang mahal.

Mainan terbaik untuk anak di usia Amelia adalah mainan yang dapat di mainkan dengan lebih dari 1 cara.
Permainan dengan berbagai macam cara untuk memainkannya dapat menumbuhkan imajinasi anak yang baik untuk perkembangan otaknya.


6. Mendengarkan dan berlatih bermain musik

Saya tidak bisa memainkan alat musik, namun saya tau bahwa musik adalah alar terbaik untuk merangsang perkembangan otak anak.

Bunda Amalia tidak memahami bagaimana cara bermain musik, jadi tiap hari dia mengajak anaknya bersma-sama mendengarkan musik (menonton video musik) ini adalah hal yang menyenangkan yang dapat dilakukan antara orang tua dan anak bersma-sama.

Pada kasus lain, orang akan mencoba memberikan les tambahan untuk anaknya agar dapat bermain musik. Seperti piano, biola dan gitar akustik adalah pilihan terbaik bagi anak untuk belajar alat musik.

Berlatih alat musik dapat membuat anak menjadi lebih pintar.


7. Mengatur waktu tidur

Waktu tidur bagi anak usia di bawah 5 tahun yang terbaik yaitu 12-14 jam dengan pembagian 11 jam adalah waktu tidur malam dan 2-3 jam adalah waktu tidur siang.

Untuk memaksimalkan kinerja otak pada anak. Maka waktu istirahat adalah hal yang perlu di perhatikan. Mengurangi atau merampas waktu istirahatnya dapat membuat anak tidak menangkap informasi dengan baik.

Bunda yang mengerti hal tersebut akan selalu berusaha untuk memberikan waktu istirahat yang pas. Bahkan jika anak keras kepala tidak mau tidur maka harus diberikan trik khusus agar anak tetap tidur.


8. Disiplin waktu

Sebuah kecerdasan tanpa kedisiplinan adalah sia sia.

Bunda Amelia menerapkan hal itu, bagi dia kedisiplinan adalah hal utama yang harus dimiliki oleh anak atau orang dewasa.

Mengajarkan kedisiplinan adalah pilihan terbaik untuk membentuk anak menjadi seorang yang mandiri.

"Saya akan nampak cerewet bagi amelia kalau masalah waktu, semua harus tepat sesuai dengan kesepakatan kita" ujat bundaaa Amelia.

Jika tiba waktu mandi, maka anak akan mandi, begitupun pada waktu-waktu lain seperti waktu makan, waktu belajar, waktu berlainan, dan lainnya.


9. Belajar dengan aktif

Manakah belajar yang paling baik? Belajar dengan mendengar, membaca, melihat, atau melakukannya secara langsung?

"Memberikan kebebasan kepada anak untuk melakukan sesuatu, bukan merupakan hal yang jelek".

Memberikan kebenasan kepada anak dapat melatih anak untuk belajar dengan lebih baim. "Dari pada saya selalu menjelaskan, mencontohkan lebih baik mereka melaksanakannya dan merasakannya sendir ". 


10. Percaya
Percaya bahwa Amelia lebih pintar, cerdas dan mandiri dibandingkan rata-rata anak diusianya.

Kepercayaan yang diberikan kepada Amelia dapat membuat setiap hal yang ada di depannya menjadi positif.

10 Cara Mendidik dan Menasehati Anak yang Keras Kepala Agar Nurut

Cerita dimulai

Dua anak perempuanku bermain bersama teman-temannya. Mereka bermain boneka bersama-sama. Saya mengawasi mereka bermain dari kejauhan. Ketika keributan mulai menghampiri acara yang menyenangkan itu.

11/21/17

Doa Agar Lancar Berbicara di Depan Umum dan Cara Mengamalkannyai

Berbicara di depan umum adalah hal yang sulit bagi sebagian orang. Termasuk diriku. Seringkali saya merasa gagap jika harus berbicara di depan umum.