9/27/17

24 Pengertian Belajar Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka

KaryaTulisku.com – Salah satu bagian penting yang harus dibuat dalam meyusun sebuah karya tulis ilmiah seperti Skripsi, PTK, atau bentuk penelitian lainnya yaitu Kajian Teori.
Kajian teori adalah hal penting yang harus ada dalam setiap penelitian. Kenapa? Karena setiap pemikiaran kita harus didasarkan oleh teori yang berlaku. Hal ini dikarenakan teori adalah sebuah pengetahuan/ilmu yang lahir melalui kajian ilmiah yang sudah terbukti kebenarannya.


Jadi gini konsepnya, kita buat penelitian, ingin mengajukan jawaban sementara dari rumusan masalah yang ada dalam penelitian kita. Maka jawaban kita tidak bisa langsung mengarang, tanpa ada dasar. Oleh sebab itu kita membutuhkan teori-teori yang merupakan pengetahuan yang sudah terbukti kebenarannya dan dapat dijelaskan dengan sederhana untk menjawab fenomena-fenomena yang ada diluaran sana.

Teori-teori tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi kita untuk menjawab mengapa kita mengajukan jawaban sementara tersebut.

Fungsi Kajian Teori

Dikutip dari kompasiana (2014), menjelaskan bahwa fungsi dari kajian teori adalah
  1. Memperjelas masalah yang diteliti sebagai dasar untuk merumuskan hipotesis, sehingga dapat dijadikan referensi untuk menyusun instrument penelitian.
  2. Memperjelas dan mempertajam ruang lingkup atau kontruk variable yang diteliti
  3. Membahas hasil penelitian sehingga selanjutnya digunakan untuk memberikan saran dalam upaya pemecahan masalah.
  4. Sebagai referensi untuk mendukung penelitian yang akan dilakukan


Dikutip dari eurakapendidikan.com bahwa kajian teori dapat bersumber dari : 1) buku teks 2) jurnal 3) Periodical 4) Year Book 5) Buletin 6) Circular 7) Leaflet 8) Annual Riview 9) Off Print 10) Reprint 11)Recent Advend 12) Bibliografi 13) Handbook 14) Manual.

Untuk melihat penjelasan dari sumber teori diatas silahkan anda mengklik link website eurakapendidikan.com

Setelah teman-teman tau tentang kajian teori, fungsinya dan sumber memperoleh kajian teori.

Saya akan tuliskan salah satu teori-teori yang sering muncul yaitu tentang belajar dan motivasi belajaar.

Tujuannya agar, teman-teman terbantu untuk mencari referensi dari teori belajar. Ini merupakan rangkuman yang saya tulis dari hasil mencari melalui berbagai macam referensi.

Definisi Belajar Menurut Para Ahli


1. Dimyati dan Mudjoyono (2013)

Menjelaskan bahwa belajar adalah terjadinya perubahan mental pada diri siswa.

 2. Skiner (Dimyati dan Mudjiyono)

Belajar adalah suatu perilaku pada saat orang belajar, maka responnya menjadi lebih baik.

3. Gagne (Dimyati dan Mudjiyono)

Menjelaskan bahwa belajar adalah kegiatan yang kompleks. Hasil dari belajar berupa kapabilitas. Setelah belajar orang memiliki keterampilan, pengetahuan, sikap dan nilai.

 4. Piaget (Dimyati dan Mudjiyono)

Belajar adalah proses untuk memperoleh pengetahuan. Menurut Piaget pengetahuan diperoleh individu. Individu melakukan interaksi terus-menerus dengan lingkungan. Dengan adanya interaksi dengan lingkungan maka fungsi intelek semakin berkembang.

6. Rogers (Dimyati dan Mudjiyono)

Mengungkapkan beberapa perinsip pendidikan
  1. Menjadi manusia berarti memiliki kekuatan yang wajar untuk belajar. Siswa tidak harus belajar tentang hal-hal yang tidak ada artinya.
  2. Siswa akan mempelajari hal-hal yang bermakna bagi dirinya. Pengorganisasian bahan pelajaran berarti mengorganisasikan bahan dan ide baru sebagai bagian yang bermakna bagi siswa.
  3. Pengorganisasian bahan pengajaran berarti mengorganisasikan bahan dan ide baru sebagai bagian yang yang bermakna bagi siswa.
  4. Belajar yang bermakna dalam masyarakat modern berarti belajar tentang proses proses belajar.



7. Slameto (2010)

Menjelaskan bahwa belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu pengetahuan tingkah laku yang baru, secara keseluruhan sebagai hasil dari pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

8. Bruner (Slameto) 

Belajar dapat dilakukan dengan 3 macam cara yaitu:
Enactive : belajar dengan melakukan, artinya bahwa ada type belajar dari siswa yang lebih mudah menangkap materi jika ia belajar dengan melakukan secara langsung.
Iconic : belajar dengan melihat, artinya bahwa ada type belajar dari siswa yang lebih mudah belajar denganmelihat secara langsung apa yang ia pelajari.
Symbolic : belajar dengan mengenal symbol-symbol, ini merupakan type belajar dimana anak akan mudah mempelajari sesuatu dengan ditunjukan formula-formula symbol atau kata-kata.


9. Cronchbech dalam Djarmah (1999)

Menjelaskan bahwa belajar merupakan kegiatan yang ditunjukkan oleh perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.

10. Howard L. Kingkey dalam Djarmah

Belajar adalah proses dimana perilaku disebabkan atau diubah melalui praktek atau latihan.

11. Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252) 

Belajar memiliki pengertian sebagai proses dari perbuatan yang telah dilakukan dengan sengaja atau dilakukan dalam keadaan sadar. Kemudian menimbulkan adanya perubahan dan menyebabkan keadaan yang berbeda dari sebelumnya. Berdasarkan pengertian ini belajar juga menimbulkan perubahan diri dan lebih baik jika atas kemauan dari masing-masing pribadi dan bukan paksaan, karena dengan cara ini tak jarang mereka yang belajar berakhir depresi hingga tekanan mental.

12. Bower (1987:150)

Belajar kita dapat menunjukan adanya perubahan yang relatif dalam perilaku yang terjadi karena adanya beberapa pengalaman yang telah dialami dan juga latihan yang sudah dilakukan dalam waktu sebelumnya. Bower juga menjelaskan bahwa “Learning is a cognitive process” yang artinya Belajar adalah suatu proses kognitif. Disini Bower menjelaskan proses merupakan hal yang lebih penting dibandingkan hasil dari belajar itu sendiri.

13. Moh. Sutya (1981:32)

Moh. Surya berpendapat dengan Belajar merupakan sebuah proses usaha yang telah dilakukan oleh masing-masing individu untuk bisa memperoleh sebuah perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Selain itu belajar sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Bagi Moh. Surya, belajar kembali pada masing-masing personalnya untuk mau belajar dan mengerti hasil yang bisa didapat dari belajar itu sendiri.

14. Imron (1996:2)

Menurut Imron, belajar didefinisikan sebagai sebuah perubahan tingkah laku dalam diri seseorang yang relatif menetap, karena bentuk hasil dari sebuah pengalaman.

15. Rusman (2015: 12)

Rusman menjelaskan bahwa belajar adalah salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu.

16. Surya (1997) dalam Rusman

Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya.

17. Witherington (1952) dalam Rusman

Belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimenifestikan sebagai perubahan pola-pola respon yang baru berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan, dan kecakapan.

18. Crow & Crow (1958) dalam Rusman

Belajar merupakan diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru.

19. Hilgard (1962) dalam Rusman
Belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul atau berubah akibat adanya respon terhadap stautu situasi.

20. Di Vesta dan Thompson (1970)

Belajar adalah perubahan perilaku yang relative menetap sebagai hasil dari pengalaman.

21. Jhames O. Whiteker dalam Djamarah

Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan dan pengalaman.

22. Howard L. Kingkey dalam Rusman (2015: 13)

learning is the process by which behavior (in the boarder sence) is originated or changed through practice or traning

23. Cronbach dalam Rusman (2015: 13)

Learning is shown by change In behavior as a result of experience.

24.  Burton dalam Rusman (2015: 14)

Belajar adalah perubahan tingkah laku dari diri individu berkat adanya interaksi antar individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka dapat berinteraksi dengan lingkungannya.



Sumber / Daftar Pustaka
Dimyati dan Mudjiyono. 2013. Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta : Jakarta
Djarmah. 1999. Psikologi Pendidikan. RIneka Cipta: Jakarta
Rusman. 2015. Pembelajaran Tematik Terpadu, Teori Praktik dan Penilaian. Grafindo: Jakarta
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya. Rikena CIpta: Jakarta
http://www.eurekapendidikan.com/2014/12/kajian-pustaka.html
http://www.kompasiana.com/wijayalabs/kajian-teoritis-dalam-pandangan-saya_54f43caa7455139e2b6c8905



EmoticonEmoticon