9/25/17

Langkah-Langkah Penelitian Kuantitatif 99% Langsung Paham!

Karya Tulisku.Com - Ada tiga jenis pendekatan penelitian yang saat ini sering digunakan oleh mahasiswa di kampusku dulu. ketiga jenis pendekatan penelitian tersebut adalah penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif serta R&D (Penelitian dan Pengembangan).

Baca : Memahami penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D

Kali ini karyatulisku akan membahas topik tentang langkah-langkah metode penelitian kuantitatif. Didalamnya kita akan mempelajari tentang:


  1. Definisis Metode penelitian kuantitatif
  2. Ciri-ciri metode penelitian kuantitatif
  3. Kapan menggunakan metode penelitian kuantitatif
  4. Langkah-langkah metode penelitian kuantitatif
Sebelum membaca, saya minta tolong untuk dapat Shere and Comment Pada Artikel ini. Karena dengan Comment kalian akan semakin meningkatkan semangat karyatulisku untuk menulis artikel-artikel yang bermanfaat untuk pembaca.

TERIMAKASIH
Melakukan Penelitian Kuantitatif
Melakukan Penelitian Kuantitatif

Definisi Metode Penelitian Kuantitatif

Sugiyono (2008) menjelaskan bahwa metode penelitian kuantitatif adalah pendekatan ilmiah yang memandang suatu realitas itu dapat diklasifikasikan kongkrit, teramati, dan terukur, hubungan variabelnya bersifat sebab akibat dimana data penelitiannya berupa angka-angka dan mengunakan analisis statistik.

Lebih jelasnya Sugiyono (2008) kembali menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif sering disebut dengan penelitian yang mengacu pada filsafat positivisme yang memandang realitas/gejala/fenomena itu dapat diklasifikasikan, relatif tetap, kongkrit, teramati, terukur, dan hubungan gejala bersifat sebab akibat.

Sementara penjelasan lebih jelas, saya kutip dari Rinaldoadi menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif adalah pendekatan mengkuantitatifkan temuan-temuan kedalam angka-angka dan analisis datanya menggunakan statistik sebagai alat.

Oleh sebab itu kita sering saat di kampus, ada teman memberi tahu bahwa penelitian kuantitatif berkaitan erat dengan angka-angka dan statistik. dan hal itu benar, karena penelitian ini menggunakan data berupa angka untuk menguji suatu temuan.

Bagaimana Prosesnya?
Proses penelitian dengan metode kuantitatf yaitu deduktif. Artinya untuk menjawab suatu masalah atau rumusan teori tertentu di buat hipotesisnya dulu. Selanjutnya hipotesis akan diuji melalui pengumpulan data yang dilakukan di lapangan. 

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yang sudah teruji validitasnya dan reabilitasnya. Setelah data terkumpul kemudian data di analisis dengan menggunakan statistik. Hasil dari analisis tersebut akan membuktikan apakah hipotesis tersebut terbukti atau tidak.

Dari penjelasan proses di atas maka salah satu tujuan dari penelitian kuantitatif yaitu untuk membuktikan teori/hipotesis. 

Ciri-Ciri Penelitian Kuantitatif

Dikutip dari Sugiyono (2008) Karakteristik dari metode penelitian kuantitatif yaitu:
1. Desain
  • Spesifik, Jelas, Rinci
  • Ditentukan secara mantap sejak awal
  • Menjadi pegangan langkah-demi langkah
2. Tujuan
  • Menunjukan hubungan antar variabel
  • Menguji teori
  • Mencari generalisasi yang memiliki nilai prediktif
3. Teknik Pengumpulan Data
  • Kuesioner
  • Observasi/Pengamatan
  • Wawancara Terstruktus
4. Instrumen Penelitian
  • Test, Angket, Wawancara Terstruktur
  • Instrumen yang telah terstandar
5. Data
  • Kuantitatif
  • Hasil pengukuran variabel yang telah dioperasionalkan
6. Sampel
  • Besar
  • Representatif
  • Sedapmungkin Random
  • Ditentukan sejak awal
7. Analisis
  • Deduktif
  • Menggunakan statistik untuk menguji hipotesis
Sementara dikutip dari Blog theresia herry menyampaikan bahwa ada 6 ciri-ciri dari penelitian kuantitatif yaitu:
  1. Sampling dilakukan dengan cara asas random. 
  2. Instrumen sudah dipersiapkan sebelumnya dan tinggal pakai saat di lapangan. Lebih lanjut instrumen juga harus valid dan reable sebelum mulai digunakan untuk mengambil data. 
  3. Jenis data yang diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa angka atau diangkakan.
  4. Teknik pengumpulan data memungkinkan untuk memperoleh data dalam jumlah yang banyak namun dalam waktu yang singkat.
  5. Teknik yang dominan digunakan untuk analisis data adalah teknik analisis.
  6. Sifat dasar penelitian dedukti dan sifat penyimpulan generalisasi.

Kapan Menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif?

Mahasiswa menggunakan metode penelitian kuantitatif umumnya saat mau melaksanakan skripsi. Saya tidak bilang semua loo, karena ada beberapa mahasiswa yang sebelum membuat skripsi banyak melakukan penelitian dengan menggunakan metode ini. Tapi umumya kan? hehe

Menurut Sugiyono (2008) metode kuantitatif diguanakan apabila:
  1. Jika masalah yang merupakan titik tolak sudah jelas
  2. Jika peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi
  3. Jika ingin mengetahui pengaruh atau perlakuan suatu hal terhadap hal lainnya.
  4. Bila ingin menguji suatu hipotesis penelitian
  5. Bila peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berupa data empiris yang telah diukur.
  6. Bila peneliti ingin menguju keragu-raguan terhadap suatu ilmu, teori atau produktertentu.

Langkah-Langkah Metode Penelitian Kualitatif
Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa sifat dari penelitian ini adalah deduktif. 

Masih ingat tidak sama paragraf deduktif. Pragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal kalimat, sementara kalimat selanjutnya adalah kalimat khusus yang berisikan penjelasan yang berisikan data untuk mendukung kalimat pertama/utama.


Dalam penelitian kuantitatif hipotesis dibuat terlebih dahulu, untuk kemudian diuji dengan cara mengumpulkan data dan menganalisisnya dengan statistik. Hasil dari analisis tersebut akan menunjukan apakah hipotesis diterima atau di tolak.
Langkah-Langkah Penelitian Kuantitatif
Langkah-Langkah Penelitian Kuantitatif

Untuk lebih jelasnya, perhatikan langkah-langkah metode penelitian kuantitatif.

1. Membuat rumusan masalah

Setiap penelitian harus bersumber dari adanya masalah. Seperti penjelasan di atas tentang desain penelitian dengan metode kuantitatif. Maka penelitian dengan metode kuantitatif memiliki maslah yang jelas. 

Setelah selesai untuk mengidentitikasi dan membatasi masalah. Selanjutnya peneliti membuat rumusan maslaah. Rumusan maslaah di tulis dalam bentuk kalimat tanya. Baca cara membuat rumusan masalah yang baik pada proposal utnuk memahami cara membuat rumusan masalah dengan lebih baik.

2. Menentukan landasan teori

Masalah yang sudah dirumuskan menjadi rumusan masalah. Selanjutnya dicarikan jawabannya. Jawaban tersebut diperoleh dari pencarian terhadap teori-teori yang relevan.
Bahasa sederhananya, kamu cari tau teori yang sekiranya mendukung jawaban kamu. 

3. Merumuskan Hipotesis

Dari rumusan masalah tersebut, peneliti mencoba menjawab (memberikan solusi) yang diperoleh dari pencarian teori-teori yang relevan. Jawaban yang diperoleh selanjutnya disebut dengan jawaban sementara atau hipotesis.

Jawaban sementara adalah hipotesisi. Jadi hipotesis dirumuskan dengan cara membaca atau mencari teori-teori yang cocok dengan solusi dari rumusan masalah dalam penelitian.


4. Melakukan pengumpulan data

Sebelum melakukan pengumpulan data, seorang peneliti harus terlebih dahulu:
  • Membuat instrumen penelitian berupa: kuisione, angket, test, lembar observasi, wawancara terstruktu dan instrumen yang telah terstandar.
  • Menguji instrumen dengan menguji validitas dan rebilitas dari instrumen tersebut.
Bila instrumen sudah selesai dibuat selanutnya peneliti mengumpulkan data. Data dalam penelitian kuantitatif dapat berupa data angka atau data deskribsi yang dikuantitatifkan.
Mengumpulkan Data

5. Melakukan Analisis Data
Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan analisis data. Analisis data dilakukan untuk menjawab hipotesis yang sudah dibuat tadi. 

Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian kuantitatif adalah statistik. Statistik yang dapat digunakan adalah statistik deskribtif dan statistik induktif.

Data hasil analisis tersebut selanjutnya disajikan dan diberikan pembahasan. Penyajian data dapat menggunakan tabel, grafi, dan diagram. dan pembahasan merupakan pembahasan yang mendalam dari data-data tersebut.
Menyajikan data dalam bentuk grafik
Menyajikan data dalam bentuk grafik

6. Menyimpulkan

Setelah melakukan analisis data, maka tahap terakhir adalah menyimpulkan. Kesimpulan adalah hasil dari pengujian hipotesis apakah diterima atau hipotesis di tolek. Kesimpulan di tulis dengan singkat, padat dan jelas.


Demikian penjelasan tentang langkah-langkah penelitian kuantitatif. Semoga memeberikan manfaat kepada pembaca, jika dirasa ada pertanyaan silahkan sampaikan pada kolom komentar dibawah ini.


SUMBER

Sugiyono (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

https://zanipitoyo.wordpress.com/2008/09/10/96/

http://theresiaherry.blogspot.co.id/2011/04/langkah-penelitian-kuantitatif.html


BACA JUGA

Cara Membuat Skripsi yang Baik dan Benar : Panduan Lengkap Menyusun Skripsi

Contoh Kata Pengantar dalam Makalah, Laporan Praktikum, Penelitian dan Skripsi

Cara Membuat Daftar Isi Manual dan Otomatis Pada Ms. Word Lengkap Dengan Contoh Daftar Isi

Cara Membuat Judul Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar (Contoh Judul Penelitian Kuantitatif)

Contoh Daftar Pustaka Buku, Skripsi, Internet, Jurnal, Surat Kabar dan Makalah

Pengertian Variabel dan Contohnya : Variabel Bebas, Terikat, Moderator, dan Kontrol

Contoh Hipotesis Penelitian Skripsi (Hipotesis Deskriptif, Hipotesis Komparatif dan Hipotesis Asosiatif)

Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif : Wawancara, Angket, dan Observasi 100% LENGKAP

Cara membuat rumusan masalah yang baik pada proposal skripsi

Langkah-Langkah dan Contoh Membuat Latar Belakang Proposal Skripsi

Langkah-Langkah menghitung Validitas Soal Pilihan Ganda Dengan Excel

Validitas dan Reliabilitas Instrumen

Cara Membuat Judul Karya ilmiah, Proposal, Skripsi

Cara Membuat Latar Belakang Skripsi, penelitian, atau KTI