10/23/17

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) Lengkap dengan Referensi

Model Pembelajaran Kooperatif

Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sama dengan temannya. Ciri umum pembelajaran kooperatif yaitu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil antara 4-5 siswa. Kelompok tersebut dipimpin atau diarahkan guru untuk menemukan informasi-informasi yang sudah dirangcang guru untuk menyelesaikan masalah.

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT

Trianto (2013) menyampaikan bawa  Pembelajaran kooperatif memerlukan kerjasama antar siswa dan saling ketergantungan dalam struktur pencapaian tugas, tujuan, dan penghargaan. Keberhasilan pembelajaran ini tergantung dari keberhasilan masing-masing individu atau kelompok, dimana keberhasilan tersebut sangat berarti untuk mencapai suatu tujuan yang positif dalam belajar kelompok.

Pembelajaran kooperatif adalah suasana pembelajaran dimana siswa saling berinteraksi dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengerjakan tugas akademik demi mencapai tujuan bersama (Parker dalam Huda, 2013:29). Pembelajaran kooperatif setiap anggota sama–sama berusaha mencapai hasil yang nantinya bisa dirasakan oleh semua anggota kelompok (Johson dalam  Huda, 2013 :31). 

Dari pengertian para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang membutuhkan kerjasama antara siswa. oleh sebab itu pembelajaran kooperatif dirancang untuk membuat anak dapat bekerjasama, salah satunya yaitu dengan melaksanakan pembelajaran berkelompok.
Pada pembelajaran kooperatif setiap siswa saling bekerjasama satu dengan yang lainnya demi tujuan untuk mencapai hasil bersama. Model pembelajaran kooperatif sangat baik untuk dapat meningkatkan komunikasi siswa, hasil belajar, proses penyelesaian masalah dan penemuan.

Seperti di ungkapkan oleh Huda (2013) menyebutkan bahwa kelebihan dari model kooperatif yaitu:
  1. Hasil pembelajaran yang lebih tinggi. Hasil ini meliputi produktivitas belajar yang semakin meningkat, daya ingat yang lebih lama, motivasi intrinsik yang  lebih besar, motivasi berprestasi yang semakin tinggi, kedisiplinan yang lebih  stabil, dan berfikir dengan lebih kritis.
  2. Relasi antar siswa yang lebih positif. Relasi meliputi ketrampilan bekerjasama yang semakin baik, kepedulian pada orang yang semakin meningkat, dukungan sosial dan akademik yang semakin besar, kohesivitas yang lebih stabil, dan sikap toleran akan perbedaan. 
  3. Kesehatan psikologis yang lebih baik. Kesehatan ini meliputi penyesuaian psikologis, perkembangan sosial, kekuatan ego, kompetensi sosial, harga diri, identitas diri, dan kemampuan menghadapi kesulitan.
Ada beberapa macam tipe model pembelajaran kooperatif, diantaranya:
  1. Model Kooperatif Tipe STAD
  2. Model Kooperatif Tipe Grup Ahli
  3. Model Kooperatif Tipe TGT
  4. Model Kooperatif Tipe TPS
  5. Model Kooperatif Tipe Grup Investigation
  6. Model Kooperatif Tipe NHT
Pada konten kali ini, kita akan membahas tentang model pembelajaran kooperatif tipe NHT atau Numbered Head Together

Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together)

Model pembelajaran Number Head Together adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk Memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling sharing ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat, meningkatkan semangat kerjasama siswa (Huda, 2013:38). Model pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. Numbered berarti penomoran head together berarti berpikir bersama jadi model pembelajaran head togeher adalah berpikir bersama sesuai nomor.

Pembelajaran dengan model NHT merupakan variasi dari pembelajaran kooperatif atau diskusi kelompok. Langkah teknis pembelajarannya yaitu pertama-tama, guru meminta siswa untuk
duduk berkelompok-kelompok. Masing-masing anggota diberi nomor. Setelah selesai, guru memanggil nomor untuk mempresentasikan hasil diskusinya. Guru tidak memberi tahukan nomor berapa yang akan presentasi selanjutnya. Begitu seterusnya sehingga semua nomor terpanggil. Pemanggilan secara acak ini akan memastikan semua siswa benar-benar terlibat dalam diskusi tersebut.

Langkah-Langkah Model Pembelajaran NHT

Huda (2013) menyampaikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT memiliki langkah-langkah atau sintaks pembelajaran, yaitu:
  1. Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok. Masing-masing siswa dalam kelompok diberi nomor.
  2. Guru memberikan tugas/pertanyaan dan masing-masing kelompok mengerjakanya. 
  3. Kelompok berdiskusi untuk menemukan jawaban yang dianggap paling benar dan memastikan semua anggota kelompok mengetahui jawaban tersebut.
  4. Guru memanggil salah satu nomor. Siswa dengan nomor yang dipanggil mempresentasikan jawaban hasil diskusi kelompok mereka. 

Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT

Sama seperti model pembelajaran lainnya, model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat memberikan kelebihan tersendiri jika dilaksanakan dengan tepat. Menurut Amri (2015) kelebihan yang dapat diperoleh dari model pembelajaran Koperatif tipe NHT yaitu:
  1. dapat memperluas pengetahuan siswa terhadap materi yang dipelajari
  2. melatih siswa untuk berani menyampaikan pendapat, 
  3. terciptanya saling percaya, serta kerjasama  antar siswa dan antar anggota kelompok untuk berfikir dalam menyelesaikan satu tugas atau masalah, 
  4. siswa saling berfikir aktif dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga siswa mampu untuk mengembangkan ketrampilan berfikirnya, dan 
  5. dengan diterapkan pembelajaran kooperatif  model NHT ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 
Sedangkan kelemahan dari model pembelajaran NHT ini antara lain, 
  1. dalam pelaksanaan pembelajaran NHT suasana kelas menjadi lebih ramai bahkan sampai tidak terkontro
  2. guru harus dapat melakukan pengelolaan kelas dengan baik serta guru harus melakukan persiapan yang matang sebelum menerapkan model NHT. 
DAFTAR PUSTAKA
Amri, Ahmad Syaiful.2015. Penerapan Model Pembelajaaran NHT dalam Pembelajaran Materi Internet Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 1 Margorejo. Skripsi.Universitas NegeriSemarang. Semarang 
Huda Miftahul. 2013. Cooperative Learning. Pustaka Belajar. Yogjakarta.
Trianto, 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Prestasi Pustaka. Jakarta.



EmoticonEmoticon