11/10/17

Artikel Pendidikan Karakter : Penerapan Nilai-Nilai Karakter Melalui Mata Pelajaran PKN

Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan tentang pengertian pendidikan karakter beserta tujuannya. Selain itu juga telah diberikan penerapan contoh dari pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari.


Silahkan Baca : 
Pada kesempatan kali ini saya akan langsung memberikan contoh dari artikel pendidikan karakter,

Penerapan Nilai-Nilai Karakter Melalui Mata Pelajaran PKN
oleh : Hidayat T

BAB I. Pendahuluan
A. Latar Belakang 
Indonesia adalah negara dengan budaya yang kental, menjunjung tinggi nilai nilai kearifan bangsa. Nilai-nilai tersebut terus menerus ingin selalu di gaja dan dipertahankan sebagai simbol negara Indonesia negara yang berbudaya. Untuk itu diperlukan individu ata anusia manusia yang berkarakter yang dpaat menjaga nilai nilai keluhuran bangsa Indonesia.
Untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkarakter salah satu subjek yang memegang kepentingan besar di dalamnya adalah dunia pendidikan. Salah satu tempat yang dapat menjadi arena untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkarakter adalah pendidikan. Melalui pendidikan nantinya manusia atau calon penerus bangsa ini digembleng untuk memiliki kerakter yang tangguh yang dapat menjaga keluhuran bangsa. Maka dari itu disusunlah UU tentang tujuan pendidikan Indonesia yang memiliki tujuan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkarakter berupa akhlak, beriman, bertaqwa, berilmu, kreatif, tanggunh dan nilai lainnya. Sesuai dengan UU No. 20 tahun 2003 pasal 3 Tentang Sisem Pendidikan Nasional, disebutkan bahwa:
"tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab"
Dari situ jelas bahwa diharapkan pendidikan mampu untuk mewujudkan manusia yang berkarakter. Berkarakter disini sesuai dengan apa yang sudah di dampaikan pada tujuan pendidikan nasional tersebut. 
Maka dari itu untuk  tujuan pendidikan tersebut yaitu mewujudkan manusia yang berkarakter salah satu cara yang harus dan dapat dilakukan oleh pendidikan di Indonesia yaitu mengimplementasikan atau menerapkan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran. Hal ini sering dilakukan oleh guru, dapat dilihat dari penggunaan RPP berkarakter. Itu sudah menunjukan bahwa ada rencana yang dilakukan guru untuk menerapkan proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis karakter. 
Meskipun begitu nyatanya dalam proses pembelajaran tidak semua guru dapat menerapkan pendidikan karakter. Masih terdapat kekurangan dalam penerapan pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran. Seperti pada hasil pengamatan yang dilakukan penulis di sekolah X kelas Y ditemukan bahwa guru tersebut tidak menerapkan implementasi pendidikan karakter, pada dalam RPP sudah tertulis pendidikan karkter yang akan di terapkan dalam proses pembelajaran. Dari hasil wawancara diketahui bahwa sang guru tidak tau bagaimana cara menyisipkan pendidikan karakternya dan kapan waktu untuk menyisipkan pendidikan karakter tersebut.
Oleh sebab itu diperlukan contoh-contoh penerapan pendidikan karakter di dalam kelas. Pada artikel ini akan kami jelaskan bagaiana penerapan nilai-nilai karaktermelalui pembelajaran pada mata pelajaran PKN.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKn?
2. Apakah Manfaat Dari Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKN?

C. Tujuan Penulisan
1. Mendeskripsikan Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKn
2. Mendeskripsikan Manfaat Dari Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKN

BAB II. Pembahasan
A. Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKN
Apakah pendidikan krakter itu? 
Pendidikan akrakter berasal dari dua kata yaitu kata pendidikan dan kata karater. Kata pendidikan memiliki arti sebagai usaha untuk memberikan ciri atau nilai kepada individu. Sementara karakter adalah nilai nilai yang bersifat positif. Sehingga pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan guna memberikan nilai-nilai positif kepada individu.
Sementara dikutip dari depdiknas (2010) disebutkan bahwa pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan guru, yang mampu mempengaruhi karakter peserta didik.
Pengertian tersebut menekankan pada pengaruh yang diberikan guru terhadap murid. Menyebutkan bajwa pendidikan karakter adalah semua hal yang dilaukan guru untuk mempengaruhi murid. Mempengaruhi murid ini dapat dilakukan sebaagai usaha untuk membentuk murid memiliki karakter (nilai nilai yang positif).
Apa tujuan pendidikan karakter?
Pendidikan memiliki tujuan untuk mencapai tujuan nasional pendidikan yaitu untuk menciptakan manusia yang seutuhnya (berkarakter) seperti dijelaskan pada UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Mewujudkan manusia yang tangguh, beriman, bertaqwa kepada tuhan, dapat bersaing, berakhlak mulia, bermoral, tolerant, bertanggung jawab, gigih, disiplin, kreatif, tidak mudah putus asa dan nilai-nilai lainnya. Selanjutnya niai-nilai yang menjadi tujuan pendidikan karakter tersebut di implementasikan pada 18 butir nilai karakter.
ke 18 butir nilai karakter tersebut diantaranta yaitu:
1. Religius
Adalah sikap dan perilaku untuk berketuhanan, patuh menjalankan ajaran agama, menghormati atau toleran dengan agama lainnya, atau hidup rukun dengan penganut agama lainnya.

2. Jujur
Merupakan perilaku tidak suka berbohong, mengatakan sesuai dengan fakta, prilaku ini menjadikan orang lain percaya terhadap perkataan, tindakan dan pekerjaan.

3.Toleransi
Perilaku untuk saling menghargai perbedaan antara agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan dari orang lain yang berbeda dengan diri individu.

4Disiplin 
Perilaku yang menunjukan adanya kepatuhan terhadap ketertiban dan aturan yang berlaku pada suatu lingkungan.

5. Kerja Keras
perilaku yang menunjukan keseriusan dalam mengerjakan setiap tugas yang dia hadapi. hal tersebut akan nampak dalam usaha nya yang ulet dan pantang menyerah.

6. Kreatif 
kemampuan berfikir untuk dapat memberikan ide ide baru dalam usaha untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

7. Mandiri 
sikap untuk tidak mudah bergantung terhadap orang lain. perilaku ini menunjukan adanya keinginan untuk menyelesaikan tugas tugasnya tanpa ada ketergantungan. 

8.Demokratis 
Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain

9. Rasa Ingin Tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar 

10.Semangat Kebangsaan
Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya

11. Cinta Tanah Air 
Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa

12. Menghargai Prestasi
Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. 

13. Bersahabat/Komunikatif
Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. 

14.Cinta Damai 
Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. 

15. Gemar Membaca
Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 

16. Peduli Lingkungan
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi

17. Peduli Sosial 
Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung-jawab 
Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Bagaimana cara menerapkan atau mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ke dalam pembelajaran di kelas?
Untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter hal pertama yaitu menggunakan pendekatan pembelajaran holistik. hal itu karena dengan pendekatan pembelajaran holistik (menyeluruh) dapat mengintegrasikan segala aspek pendidikan di sekolah dengan nilai-nilai karakter yang ada. Ada 8 ciri-ciri dari pembeajaran yang holistik, yaitu:
  1. Segala sesuatu di sekolah diatur berdasarkan perkembangan hubungan antara siswa, guru, dan masyarakat
  2. Sekolah merupakan masyarakat peserta didik yang peduli di mana ada ikatan yang jelas yang menghubungkan siswa, guru, dan sekolah
  3. Pembelajaran emosional dan sosial setara dengan pembelajaran akademik
  4. Kerjasama dan kolaborasi di antara siswa menjadi hal yang lebih utama dibandingkan persaingan
  5. Nilai-nilai seperti keadilan, rasa hormat, dan kejujuran menjadi bagian pembelajaran sehari-hari baik di dalam maupun di luar kelas
  6. Siswa-siswa diberikan banyak kesempatan untuk mempraktekkan prilaku moralnya melalui kegiatan-kegiatan seperti pembelajaran memberikan pelayanan
  7. Disiplin dan pengelolaan kelas menjadi fokus dalam memecahkan masalah dibandingkan hadiah dan hukuman
  8. Model pembelajaran yang berpusat pada guru harus ditinggalkan dan beralih ke kelas demokrasi di mana guru dan siswa berkumpul untuk membangun kesatuan, norma, dan memecahkan masalah

Selanjutnya ayitu meningkatkan kompetensi guru, tentu kita sepaham bahwa tanpa kompetensi yang baik segala strategi baikpun tidak akan menghasilkan hasil yang optimal. Oleh sebab itu menjadi hal penting adalah kompetensi dari guru.
Guru adalah makluk belajar yang mana masih dapat meningkatkan kwalitas atau kemampuannya. maka dari itu untuk meningkatkan kompetensi guru dapat dilakukan berbagai pelatihan, diskusi dan evaluasi kinerja guru. Supaya guru mampu bekerja dengan profesional dan maksimal.
Dalam proses implementasi nilai-nilai karakter pada mata pembelajaran PKN, maka hal yang harus dilakukan guru yaitu:
  1. Menyusun perencanaan pembelajaran berbasis karakter. Dalam hal ini guru menyusun pembelajaran dan memasukan beberapa nilai-nilai karakter yang sesuai dan dapat di implementasikan pada pembelajaran yang akan di pimpinnya.
  2. Mempersiapkan sumber belajar, bahan belajar, media pembelajaran, menyeting ruang dan sebagainya sesuai dengan apa yang telah guru tersebut rencanakan.
  3. Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, dan di dalamnya yaitu mengimplementasikan nilai-nilai karakter yang sudah direncanakan sebelumnya.
  4. Mengevalusi proses pembelajaran yang sudah dilakukan oleh guru.
  5. Mengevaluasi hasil belajar siswa (termasuk nilai-nilai siswa) yang tergambar dari nilai afektif siswa.
Demikian adalah langkah-langkah penerapan yang dapat dilakukan oleh guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas.

B. Manfaat Penerapan Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran

Dengan menerapkan pembelajaran yang terimplementasi dengan nilai-nilai karakter yang menjadi tujuan adalah terbentuknya individu individu yang berkarakter. Sehingga diketahui bahwa fungsi dari pendidikan karakter yaitu:
  1. Menggali perilaku anak agar memiliki karakter berperilaku baik, berhati baik dan berfikiran baik.
  2. Mengembangkan nilai-nilai karakter yang sudah ada dalam diri siswa untuk menjadi lebih baik.
  3. Meningkatkan manusia indonesia menjadi lebih berkarakter dan menjadikan bangsa ini bangsa yang dapat menjaga kearifan budaya Indonesia.
Dan diperoleh bahwa manfaat dari implementasi nilai karakter dalam pembelajaran yaitu:
  1. Membentuk karakter individu : dalam hal ini individu memiliki karakter yang kokoh yang kuat yang dapat terjaga walau menghadapi perubahan sosial seperti apapaun. Karakter yang diharapkan dalam hal ini adalah karakter yang sesuai dengan tujuan dari pendidikan.
  2. Membuat individu menghargai sesamanya : salah satu hal yang menjadi nilai dari penididkan karakter adalah toleransi. Toleransi mengajarkan kita untuk menghargai keberagaman. Sehingga dengan implementasi pendidikan karakter dapat menumbuh kembangkan sikap individu untuk menghargai satu sama yang lainnya.
  3. Mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik dan berintegritas : hal tersebut karena dengan pendidikan karakter dapat membentuk kepribadian dari individu yang kokoh dan tidak mudah goyang. Sehingga pendidikan karakter dapat mmebuat atau membantu untuk mewujudkan genarsi milenial yang memiliki integritas tinggi.
  4. Melatih mental dan moral : nyatanya pendidikan karakter dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berani tampil, berani mengungkapkan, bertanggung jawab dan nilai nilai luhur lainnya. Hal tersebut berdampak pada mental dan moral seorang anak yang menjadi lebih kuat.
  5. Memberikan identitas pada diri : nyatanya dengan semakin majunya perkembangan dunia, banyak remaja kehilangan identitas diri, sehingga itu membahayakan terhadap identitas bangsa. Maka dari itu pendidikan karakter harus mengembalikan indentitas bangsa dengan cara memberikan identitas pada diri remaja untu mejadi individu yang berkarakter.

BAB III. Penutup

A. Kesimpulan
Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan guna memberikan nilai-nilai positif kepada individu. Pendidikan karakter bertujuan untuk mewujudkan tujuan nasional pendidikan yaitu mewujudkan manusia yang beriman, bertagwa kepada tuhan, dapat bersaing, berakhlak mulia, bermoral, tolerant, bertanggung jawab, gigih, disiplin, kreatif, tidak mudah putus asa dan nilai-nilai lainnya.

Cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengimplementasikan nilai-nilai karater dalam pembelajaran yaitu: (1) Menyusun perencanaan pembelajaran berbasis karakter. (2) Mempersiapkan sumber belajar, bahan belajar, media pembelajaran, menyeting ruang dan sebagainya sesuai dengan apa yang telah guru tersebut rencanakan. (3) Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. (4) Mengevalusi proses pembelajaran yang sudah dilakukan oleh guru. (5) Mengevaluasi hasil belajar siswa (termasuk nilai-nilai siswa) yang tergambar dari nilai afektif siswa.

Manfaat dari impementasi pendidikan akrakter yaitu: (1) Membentuk karakter individu (2) Membuat individu menghargai sesamanya (3) Mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik dan berintegritas (4) Melatih mental dan moral (5) Memberikan identitas pada diri.

B. Pesan
Artikel ini adalah sebuah contoh (tidak dilengkapi data valid).


REFERENSI
https://pndkarakter.wordpress.com/category/tujuan-dan-fungsi-pendidikan-karakter/
http://www.karyatulisku.com/2017/11/pengertian-dan-tujuan-pendidikan.html