Showing posts with label Metode Penelitian. Show all posts
Showing posts with label Metode Penelitian. Show all posts

9/4/18

5+ Cara Download Jurnal Internasional dengan GRATIS di Sciencedirect, Library Genesis, dan SCI-HUB

5+ Cara Download Jurnal Internasional dengan GRATIS

Download Jurnal Internasional dengan GRATIS

Bagi teman-teman yang membutuhkan jurnal internasional untuk berbagai macam keperluan seperti untuk riset, penelitian, atau hanya sekedar bersenang-senang dengan ilmu pengetahuan, maka kamu wajib membaca artikel ini dengan baik. Baca dengan seksama guys!!

Sebenarnya sudah banyak situs yang menyediakan jurnal-jurnal internasional, namun sayangnya jurnal tersebut tidak semuanya dapat di download secara cuma cuma alias gratis. Melainkan terdapat lebih banyak jurnal berbayar yang justru dikarenakan jurnal berbayar yang notabene memiliki kualitas yang berbeda bahkan lebih bagus, hal ini membuat mahasiswa kebingungan karena budget yang minim tidak cukup untuk membeli kemudian mendownload jurnal berbayar tersebut. pengalaman saya banget kalo ini. hehehe :)

Jika kita ingin mendapatkan jurnal yang berbayar terdapat 3 cara agar kita bisa mendownload jurnal berbayar yaitu: Pertama, dengan cara membeli jurnal-jurnal berbayar tersebut dengan harga yang lumayan menguras kantong (mahal). Kedua, dengan cara memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh kampus atau universias (biasanya kampus telah meberikan layanan akses jurnal internasional dengan menggunakan akun students/education). Ketiga, dengan mendownload jurnal berbayar secara gratis. Yang sering saya pakai adalah opsi yang ketiga.

Sebelumnya ingin saya sampaikan bahwa artikel ini disusun hanya untuk pengetahuan dan tidak ada maksud untuk membuat rugi pada pihak-pihak tertentu.

Download Jurnal Internasional Open Access GRATIS (Jurnal Terbuka)

Untuk tipe yang pertama, ada beberapa jurnal internasional terbaik -menurut saya- yang memberikan jurnal open source, diantaranya yaitu:


Emerald Publishing Limited - Akses Jurnal dengan Gratis
1. Emerald Insight
Emerald Publishing Limited adalah penerbit ilmiah jurnal dan buku-buku akademis dibidang manajemen, bisnis, pendidikan, studi perpustakaan, perawatan kesehatan, dan teknik.
 
ScienceDirect - Akses Jurnal dengan Gratis

2. Science Direct
ScienceDirect adalah situs web yang menyediakan akses berlangganan ke pangkalan data penelitian ilmiah dan medis. Situs ini mengandung lebih dari 12 juta konten dari 3.500 jurnal akademik dan 34.000 buku elektronik.

DOAJ - Akses Jurnal dengan Gratis

3. Directory of Open Access Journal
Directory of Open Access Journals (DOAJ) DOAJ adalah direktori online yang prakarsai oleh komunitas yang mengindeks dan menyediakan akses ke akses terbuka yang berkualitas tinggi



Elsevier - Akses Jurnal dengan Gratis

4. Elsevier
Elsevier adalah salah satu penyedia informasi ilmiah, teknis, dan medis terbesar di dunia dan perusahaan teknologi yang didirikan tahun 1880. Elsevier sekarang bagian dari RELX Group. Sebelum tahun 2015, Elsevier bernama Reed Elsevier. Artikel-artikel dalam jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh Elsevier telah mengalami peer review dan setelah diterima, secara langsung dan permanen gratis bagi semua orang untuk membaca dan mengunduh.

Springer - Akses Jurnal dengan Gratis

5. Springer
Springer Science+Business Media atau Springer adalah perusahaan penerbitan global yang menerbitkan buku, buku elektronik, dan jurnal tinjauan sejawat di terbitan-terbitan sains, teknik, dan medis.

JSTOR - Akses Jurnal dengan Gratis

6. JSTOR
JSTOR adalah sebuah perpustakaan digital yang didirikan tahun 1995. Perpustakaan ini sebelumnya berisi terbitan jurnal akademik yang terdigitalisasi. Sekarang, koleksinya juga mencakup buku-buku dan sumber primer, serta terbitan jurnal terbaru.

Jika kamu ingin membaca jurnal yang berbahasa Indonesia, ya… begitu pasti kalian sudah tau, tidak banyak yang dapat disampaikan. Kalau mau membaca jurnal yang berbahasa Indonesia, saran saya baca saja di instansi perpustakaan milik badan pemerintahan seperti Perpustakaan Nasional, LIPI, Balai Besar Keramik, Balai Besar Tekstil, BATAN, pangkalan data jurnal ilmiah Indonesia (ISJD), E-Jurnal, atau baca aja di perpustakaan kampus.


Download Jurnal Internasional Berbayar secara Gratis

Lanjut ke tipe selanjtnnya yaitu jurnal berbayar yang kita BUAT SECARA GRATIS.Yang perlu diketahui bahwa sebenarnya ini adalah tindakan ILEGAL.

A. Liben.org (Library Genesis)

Salah satu cara untuk mendownload jurnal internasional secara gratis adalah dari Library Genesis: Scientific Articles. Berikut adalah langkah-langkah mendownload secara gratis :

 1. Buka sciencedirect.com, maka akan terlihat tampilan sebagai berikut :

Halaman ScienceDirect
 2. Masukkan kata kunci untuk jurnal internasionalnya, misalnya biodiesel, lalu tekan Enter.

Masukkan kata kunci
 3. Pilih Jurnal Internasional yang ingin kamu download dengan mengkliknya. Saya akan mengambil contoh dari yang saya lingkari.

Pilih Jurnal yang kamu inginkan
 4. Copykan kode doi yang tertera pada jurnal. Terlihat seperti contoh biasanya dimulai dari angka 10.

Copykan kode seperti pada lingkaran
 5. Buka Library Genesis: Scientific Articles . Tampilannya akan terlihat seperti ini :

Halaman Library Genesis
 6. Pastekan kode doi tadi. Lalu tekan enter.

Pastekan kode jurnal
 7. Maka akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Hasil Pencarian
 8. Nah, jika sudah muncul seperti gambar di atas, klik bagian yang saya lingkari berikut ini.

Klik seperti pada lingkaran
 9. Maka akan muncul tanda download dari idm, walaupun tidak memiliki aplikasi idm juga tetap dapat mendownloadnya. tinggal klik start download.
Jurnal berhasil di download
Yess, Jurnal Internasional berhasil kita download.


2. SCI-HUB

Sci-Hub adalah search engine atau mesin pencari secara online untuk mencari makalah, artikel, dan jurnal penelitian. Lebih dari 64.500.000 jurnal penelitian tersedia di sini dan tiap hari selalu ada penambahan jurnal.

Berikut adalah langkah langkah nya:

1. Langkah pertama -kamu harus tau dulu identitas jurnal yang kamu inginkan-. Misalnya kamu lagi buka salah satu jurnal di springer, namun sayangnya si jurnal ini gak bisa dibaca full version (alias harus bayar), kalau mau download versi lengkapnya harus dibeli dulu. Biasanya terdapat keterangan jurnal berupa judul dll, tapi yang terpenting itu nomor serial DOI.
springer - akses jurnal berbayar secara gratis

2. Langkah kedua -buka website sakti andalan sejuta umat peneliti-. Langsung saja kunjungi website dari SCI-HUB (http://sci-hub.tw/) atau ketik kata sci hub pada mesin pencarian google (mengingat situs tersebut sewaktu-waktu berganti domain). begini tambipan halaman utamanya.
SCI-HUB akses jurnal berbayar secara gratis

3. Kamu tinggal copy pastekan DOI / bisa juga dengan URL nya di kolom yang tersedia lalu enter, daaan voila! Jurnal kamu bisa didownload tanpa harus bayar. It's Magic.

Demikian cara mendownlad jurnal internasional dengan gratis yang dapat admin karyatulisku dapat sampaikan. semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. dan saya berpesan gunakanlah dengan sebijak-bijaknya. Terimakasih sudah berkunjung.

11/10/17

Perbedaan Validias dan Reliabilitas Pada Penelitian

Penelitian dikatakan berkualitas jika alat yang digunakan untuk mengumpulkan data valid dan reliabel.

Apakah yang dimaksud dengan valid dan reliabel?

Dalam penelitian ada tahap dimana seorang peneliti perlu untuk melakukan uji validitas instrumen penelitian. Uji validitas adalah adalah sebuah proses untuk menguji ketepatan dan keakuratan instrumen atau alat yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data.

Selanjutnya, alat yang telah diuji dengan menggunakan uji validitas dapat di katakan valid. Jadi valid yaitu kondisi ketika instrumen dalam penelitian telah teruji ketepatannya untuk menilai sesuatu nilai atau data dalam penelitian.

Sedangkan hal lain yang harus dilakukan peneliti dalam melakukan penelitian selain uji validitas adalah uji reliabilitas. Uji reliabilitas merupakan uji coba terhadap instrumen penelitian untuk melihat seberapa keajekan, konsistensi, kestabilan dalam mengukur data. Sebuah alat atau instrumen penelitian dapat dikatakan reliabel jika hasil pengukuran pada subjek yang sama dan di lakukan beberapa kali diperoleh hasil yang tidak terlalu berbeda. Semakin bervariasi hasil pengukuran pada subjek yang sama maka semakin rendah tingkat reliabelnya.

Untuk lebih memahami tentang definisi dari validitas dan reliabilitas silahkan baca :
 pengertian validitas dan reliabilitas menurut para ahli

Perbedaan antara validitas dan reliabilitas

Apakah perbedaan keduanya?
Sebelumnya perlu kita ketahui meski keduanya berbeda tapi keduanya saling berkaitan. Kaitan keduanya yaitu bahwa instrumen nya penelitian harus melewati dua kegiatan uji coba yaitu uji validitas dan reliabilitas. Sehingga tidak sah, jika penelitian menggunakan instrumen valid tapi tidak reliabel. Dan sebaliknya tidak sah penelitian menggunakan instrumen yang reliabel tapi tidak valid. Sehingga instrumen penelitian harus valid dan reliabel.

Secara sederhana sebenarnya sudah jelas bahwa pada definisi di atas diterangkan:
1. Validitas digunakan untuk menguji ketepatan instrumen penelitian dalam mengumpulkan data.
Reliabilitas digunakan untuk menilai tingkat konsistensi dari instrumen penelitian apakah instrumen tersebut konsisten digunakan untuk mengumpulkan data.

2. Validitas berfungsi untuk digunakan sebagai pengembangan dan evaluasi suatu tes.
Reliabilitas berfungsi sebagai indikator untuk mempercayai nilai dari suatu tes.

Dari berbagai penjelasan di atas maka kita ketahui bahwa instrumen sebagai alat ukur harus memiliki dua syarat yaitu syarat valid dan reliabel. Tanpa validitas dan reliabilitas maka instrumen pengumpulan atau pengukur data tidak dapat bekerja dengan semestinya sehingga data hasil dari penelitian diragukan.

Jenis validitas menurut para ahli
Menurut Neuman (2007), terdapat tiga jenis validitas pengukuran, antara lain:

1. Face validity
Ini merupakan validitas yang paling mudah untuk dicapai dan sebagian besar jenis dasar dari validitas adalah face validity. Hal ini memerlukan pertimbangan dari komunitas ilmiah bahwa indikator benar-benar dapat digunakan untuk mengukur suatu konstruk. Kesesuaian antara definisi dan metode pengukuran yang digunakan merujuk pada pertimbangan dari suatu konsensus komunitas ilmiah atau penilaian dari orang lain.

2. Content vatidity
Validitas ini membahas mengenai definisi konseptual yang berisi ide-ide dan konsep dapat direpresentasikan dalam suatu pengukuran. Validitas isi melibatkan tiga langkah. Pertama, menentukan definisi konstruk dari seluruh konten. Selanjutnya, ambil sampel dari semua bidang definisi. Kemudian, mengembangkan indikator yang mewakili semua bagian dari definisi

3. Validitas Kriteria
Validitas kriteria menggunakan beberapa standar atau kriteria untuk mengindikasi konstruk secara akurat. Validitas dari indikator diverifikasi dengan cara membandingkannya dengan ukuran lain dari konstruk yang sama yang diterima secara luas. Ada dua subtipe dari jenis validitas kriteria, yaitu:

a. Validitas konkuren.
Indikator harus dikaitkan dengan indikator yang sudah ada sebelumnya dan dinilai sebagai valid (misalnya, telah memiliki face validity).

b. Validitas prediktif.
Validitas kriteria dimana indikator memprediksi kejadian masa depan yang logis terkait dengan suatu konstruk. Hal ini tidak dapat digunakan untuk semua ukuran. Ukuran dan tindakan yang diprediksi harus berbeda, tetapi dapat menunjukkan konstruk yang sama. Validitas pengukuran prediktif tidak perlu dibingungkan dengan prediksi dalam pengujian hipotesis, di mana satu variabel memprediksi variabel yang berbeda di masa depan.

Menurut Sugiyono (2004), jenis-jenis validitas yaitu sebagai berikut:
1. Validitas konstruksi (construct validity); dengan menggunakan pendapat dari ahli (experts judgment).

2.Validitas isi (content validity); dilakukan dengan membandingkan antara isi instrument dengan materi pelajaran yang telah diajarkan.
3. Validitas eksternal; dengan cara membandingkanguna mencari kesamaan antar criteria yang ada pada instrument dengan fakta-fakta empiris yang terjadi di lapangan.

11/7/17

20+ Pengertian Validitas dan Reliabilitas Instrumen Memurut Para Ahli Serta Daftar Pustaka

Apakah Validitas dan Reliabilitas itu?

Dalam melaksanakan penelitian salah satu hal yang menjadi penentu kualitas dari penelitian tersebut adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data.

Sebuah data yang dikumpulkan dikatakan berkualitas jika alat yang digunakan untuk melakukan penelitian itu valid dan reliabel.

Alat penelitian disebut juga sebagai instrumen penelitian. Dalam melaksanakan penelitian seorang peneliti akan mencoba untuk terlebih dahulu melakukan validasi terhadap instrumen yang ia gunakan.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kepada kalian definisi atau pengertian dari validitas dan reliabilitas menurut para ahli.

Pengertian ini diambil dari berbagai sumber yang nanti akan dintuliskan di daftar referensi pada kolom di bawah.


Pengertian Validitas dan Reliabilitas

Berikut ini beberapa pengertian validitas dan reliabelitas menurut para ahli:

1. Menurut Azwar (1986)
Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya.

2. Menurut Arikunto (1999)
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kesahihan suatu tes.

3. Menurut Nursalam (2003)
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen

4. Menurut Soegeng A.Y (2006)
Validitas merujuk sejauh mana suatu instrumen mengukur apa yang harus diukur. Misalnya mengukur berat badan dengan "gram", mengukur panjang, lebar dan tinggi menggunakan "meter", mengukur isi dengan "kubik", dan mengukur suhu dengan "termometer".

4. Menurut Zaenal Arifin (2012)
Validitas adalah suatu derajat ketepatan/kelayakan instrumen yang digunakan untuk mengukur apa yang akan diukur.

5. Menurut Sukardi (2013)
validitas adalah derajat yang menunjukkan dimana suatu tes mengukur apa yang hendak diukur. 

6. Menurut Saifuddin Azwar (2014)
validitas mengacu sejauh mana akurasi suatu tes atau skala dalam menjalankan fungsi pengukurannya.

7. Menurut Neuman (2007)
Validitas menunjukkan keadaan yang sebenarnya dan mengacu pada kesesuaian antara konstruk, atau cara seorang peneliti mengkonseptualisasikan ide dalam definisi konseptual dan suatu ukuran. Hal ini mengacu pada seberapa baik ide tentang realitas “sesuai” dengan realitas aktual. Dalam istilah sederhana, validitas membahas pertanyaan mengenai seberapa baik realitas sosial yang diukur melalui penelitian sesuai dengan konstruk yang peneliti gunakan untuk memahaminya.

8. Menurut Anastasy dan Urbina (1998)
Validitas yaitu mengenai apa dan seberapa baik suatu alat tes dapat mengukur.

9. Menurut Walizer (1987)
Validitas adalah tingkaat kesesuaian antara suatu batasan konseptual yang diberikan dengan bantuan operasional yang telah dikembangkan

10. Menurut Aritonang, R (2007)
Validitas suatu instrumen berkaitan dengan kemampuan instrument itu untuk mengukur atu mengungkap karakteristik dari variabel yang dimaksudkan untuk diukur. Instrumen yang dimaksudkan untuk mengukur sikap konsumen terhadap suatu iklan, misalnya, harus dapat menghasilkan skor sikap yang memang menunjukkan sikap konsumen terhadap iklan tersebut. Jadi, jangan sampai hasil yang diperoleh adalah skor yang menunjukkan minat konsumen terhadap iklan itu. 


Pengertian Reliabilitas Menurut Para Ahli

1. Menurut Soegeng.A.Y (2006)
Reabilitas merupakan tingkat konsistensi, untuk mengukur apapun. Makin bervariasi hasil pengukuran dengan sebuah alat ukur maka semakin tidak reliabel alat ukur tersebut.

2. Menurut Azwar (2011)
Reliabilitas berasal dari kata reliability yang berarti sejauh mana hasil suatu pengukuran memiliki keterpercayaan, keterandalan, keajegan, konsistensi, kestabilan yang dapat dipercaya. Hasil ukur dapat dipercaya apabiladalam beberapakali pengukuran terhadap kelompok subjek yang sama diperoleh hasil yang relatif sama.

3. Menurut Neuman (2007)
Reliabilitas berarti keandalan atau konsistensi. Hal ini menunjukkan bahwa pengukuran atribut yang sama diulang akan memberikan hasil kondisi yang identik atau sangat mirip. Reliabilitas dalam penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa hasil numerik yang dihasilkan oleh suatu indikator tidak berbeda karena karakteristik dari proses pengukuran atau instrumen pengukuran itu sendiri. Kebalikan dari reliabilitas adalah pengukuran yang memberikan hasil yang tidak menentu, tidak stabil, atau tidak konsisten.

4. Menurut Anastasi dan Urbina (1998)
Reliabilitas merujuk pada konsistensi skor yang dicapai oleh orang yang sama ketika mereka diuji-ulang dengan tes yang sama pada kesempatan yang berbeda, atau dengan seperangkat butir-butir ekuivalen yang berbeda, ataupun dibawah kondisi pengujian yang berbeda.

5. Menurut Sugiono (2005)
Reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur yang memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu dilakukan secara berulang. Reabilitas tes adalah tingkat keajegan (konsitensi) suatu tes, yakni sejauh mana suatu tes dapat dipercaya untuk menghasilkan skor yang ajeg, relatif tidak berubah walaupun diteskan pada situasi yang berbeda-beda.

6. Menurut Sukadji (2000)
reliabilitas suatu tes adalah seberapa besar derajat tes mengukur secara konsisten sasaran yang diukur. Reliabilitas dinyatakan dalam bentuk angka, biasanya sebagai koefisien. Koefisien tinggi berarti reliabilitas tinggi.

7. Menurut Nursalam (2003)
Reliabilitas adalah kesamaan hasil pengukuran atau pengamatan bila fakta atau kenyataan hidup tadi diukur atau diamati berkali – kali dalam waktu yang berlainan. Alat dan cara mengukur atau mengamati sama – sama memegang peranan penting dalam waktu yang bersamaan.

8. Menurut Walizer (1987)
Reliability (Reliabilitas) adalah keajegan pengukuran.

9. Menurut Brennan (2001)
Reliabilitas merupakan karakteristik skor, bukan tentang tes ataupun bentuk tes.

10. Menurut Sumadi Suryabrata (2004)
Reliabilitas menunjukkan sejauhmana hasil pengukuran dengan alat tersebut dapat dipercaya. Hasil pengukuran harus reliabel dalam artian harus memiliki tingkat konsistensi dan kemantapan.


Referensi :
http://merlitafutriana0.blogspot.co.id/p/validitas-dan-reliabilitas.html?m=1

http://www.eurekapendidikan.com/2015/10/pengertian-uji-validitas-dan-reliabilitas-empirik-teoritik.html?m=1


10/19/17

6 contoh populasi dan sampel penelitian pada skripsi kualitatif dan kuantitatif

Karyatulisku.com - Dalam melaksanakan penelitian peneliti selalu di hadapkan untuk menentukan populasi dan sampel (khususnya penelitian kuantitatif).

10/15/17

Cara Membuat Skripsi yang Baik dan Benar : Panduan Lengkap Menyusun Skripsi


Kata orang membuat skripsi itu susah.

Maksudnya adalah mereka bingung bagaimana membuat skripsi.
Mereka tidak tau, harus mulai dari mana untuk membuat skripsi.

10/12/17

100% Panduan Lengkap Cara membuat Makalah Sederhana Untuk SMA dan Kuliah

Banyak orang kesulitan menulis makalah

Itu karena sulit untuk memahami cara  menulis makalah dengan baik

10/11/17

Cara Membuat Daftar Isi Manual dan Otomatis Pada Ms. Word Lengkap Dengan Contoh Daftar Isi

Cara Membuat Daftar Isi Manual dan Otomatis Pada Ms. Word Lengkap Dengan Contoh Daftar Isi Makalah, Proposal, Skripsi dan Buku.
Cara Membuat Daftar Isi

Kamu tau nggak sih apa itu daftar isi?

Aku yakin kalian semua sudah tau apa itu daftar isi.
Namun kebanyak orang masih mencari artikel tentang contoh atau cara membuat daftar isi karena  belum yakin daftar isi itu seperti apa atau bagaimana cara membuat daftar isi yang bagus, rapi, dan otomatis.

Jika itu yang kalian cari maka konten artikel ini akan sangat tepat bagi kalian.

Karena aku akan jelasin kepada kalian. Bagaimana cara membuat daftar isi yang baik dan sesuai dengan kaidah penulisannya.

Selain itu aku juga akan kasih kepada kalian beberapa contoh dari daftar isi. 
Ada contoh daftar isi pada makalah
contoh daftar isi pada proposal 
contoh daftar isi pada skripsi, dan 
contoh daftar isi pada buku serta laporan.

Apakah daftar isi itu?
Dari hasil pencarian ku lewat KBBI online disebutkan bahwa daftar isi adalah lembar halaman yang menjadi petunjuk pokok isi buku serta nomor halaman

Jadi daftar isi merupakan bagian yang sangat penting yang ada dalam makalah, skripsi, laporan, buku atau karya tulis lainnya. 

Hal ini karena daftar isi memberikan informasi tentang bab, sub bab, isi dan halaman makalah.
Hal tersebut akan memudahkan pembaca atau si pencari TOPIK untuk memperoleh topik yang dia harapkan.

Kenapa harus ada daftar isi?
Kalau tidak ada daftar isi kita kan kebingungan untuk menemukan materi yang kita cari.

Misal kita membaca buku dengan tebal sekitar 300 halaman, kemudian kita mencari salah satu sub bab dalam buku tersebut.

Jika kita tidak melihat daftar isi maka kita akan membuka lembar per lembar dari buku tersebut dan itu memakan waktu yang lama, dibandingkan dengan adanya daftar isi.

Dengan persoalan yang sama, kita dapat menemukan sub bab yang kita cari dengan melihat daftar isi dan itu jauh lebih efektif dan efisien.

Selain itu dengan adanya daftar isi penulis akan lebih mudah dalam menyusun materi secara sistematis.

Daftar isi hampir sama seperti kerangka dalam penulisan karya tulis. 

kerangka akan membantu penulis untuk menyusun tulisannya dengan lebih rapi.
Kerangka Artikel

Seperti apa yang selalu aku tulis sebelum menulis artike.
Aku selalu membuat kerangkanya terlebih dahulu.

itu sangat membantu aku dalam mencari informasi atau data riset.
Mengarahkanku untuk menulis apa. 

dan itu meningkatkan kemampuanku dalam menulis.

Hal yang sama saya fikir akan berlaku juga jika kita bisa menuliskan daftar isi kita terlebih dahulu (belum di kasih nomor halaman).

Cara Membuat Daftar Isi Pada Ms. Word
Perhatikan penomoran terlebih dahulu.
Pada penomoran sebuah "daftar isi", antara halaman judul, kata pengantar, daftar isi dengan BAB I, BAB II, BAB III dan BAB seterusnya berbeda.

Penomoran pada halaman judul, kata pengatar, dan daftar isi menggunakan angka romawi.
Sementara penomoran pada BAB menggunakan penomoran bilangan angka.

Contoh :

Penomoran menggunakan bilangan romawi.
Halaman Judul................................................................................ i
Kata Pengantar .............................................................................. ii
Daftar isi ....................................................................................... iii

penomoran menggunakan bilangan angka
BAB I. Pendahuluan ..................................................................... 1
A. Latar Belakang ......................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .................................................................... 3
dan seterusnya . . .
Hal yang paling penting dalam membuat daftar isi adalah ketelitian, jangan sampai penulis salah dalam memberikan nomor atau menempatkan nomor.

Kesalahan tersebut dapat membuat pembaca menjadi kebingungan untuk mencari poin-poin penting dalam tulisan tersebut (makalah, buku, atau laporan dll).

Dalam membuat daftar isi, terkadang kita sering membuat dengan tidak rapi.
titik yang terdapat pada daftar isi kita cendrung asal-asalan.
itu sering terjadi, khususnya bagi seseorang yang baru pertama kali membuat karya tulis.

Seperti ini.
Contoh Daftar Isi yang tidak rapi
Lalu bagaimana cara agar bisa membuat daftar isi yang rapi?

Ada dua cara yang dapat kita gunakan dalam membuat daftar isi di Ms. Word

1) Cara pertama adalah cara yang mudah, aku sebut sebagai cara manual.

Kelebihan dari cara manual yaitu untuk membuatnya tidak begitu rumit dan sangat mudah, namun kekurangannya yaitu jika karya tulismu itu banyak atau berhalaman-halaman kamu akan sulit untuk menentukan halaman berapa sub pembahasan tertentu.

Apalagi jika kmau harus mengubah dengan menambah dan mengurangi isi, sehingga berubahan letak halaman pada sub tertentu. Itu akan menambah kerja mu.

2) Cara yang sedikit ribet di awal, tapi enak di akhir hehehe :)
atau aku sering disebut sebagai cara membuat daftar isi secara otomatis pada Ms. Word.

Kekurangan yang ada pada cara ini yaitu sulit untuk membuatnya, karena bisa di bilang ribet.
Tapi keuntungannya sangat bagus. Kita tidak perlu skroll naik dan turun untuk memberikan penomoran pada daftar isi. Karena penomoran terisi secara otomati.

Mau tau cara membuatnya?

Lanjut baca dan praktikkan langsung, karena kalau cuman di baca susah.

Cara membuat daftar isi secara manual pada Ms. Word

1. Masuk ke Ms. Word
2. Perlihatkan rulernya (jika belum nampak), kamu bisa memunculkannya dengan : Pilih view - cari tulisan ruler - kemudian centang, jika belum di centang. Maka ruler pada bagian atas akan nampak.



3. Tuliskan bagian daftar isi, seperti halaman judul, kata pengantar, daftar isi, BAB I dan seterusnya.

4. Menambahkan titik-titik yang rapi, kamu lakukan dengan cara:
a. Tempatkan kursor disamping halaman judul.
b. KLIK dua kali, pada ruler yang menjadi tujuan panjang dari titik-titik

c. Akan muncul pop-art "Tabs" pada aligment kamu pilih left, sementara pada leader kamu pilih no. 2

d. Kembali letakkan kursor di samping halaman judul dan "Klik Tab" maka akan uncul garis titik-titik dengan jarak seperti yang telah kamu tentukan.

Demikian kamu tulis terus dan sesuaikan sampai komponen terakhir dalam daftar isi kamu.

Note : Ilustrasi menggunakan Ms. Word 2010


Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis Pada Ms. Word

1. Seperti biasa, masuk ke aplikasi Ms. Word
2. Buka FIle (Skripsi/Proposal/Buku, atau jenis tulisan lainnya) yang ingin kamu berikan daftar isi.
untuk ilustrasi aku mau kasih contoh membuat daftar isi pada skripsi.
3. Buat halaman kosong sebagai tempat menempatkan daftar isi.
4. Menambahkan style heading pada setiap BAB, SUB BAB, DAN SUB MATERIR LAIN yang akan ditulis ke dalam Daftar isi.
Caranya :
a. Blok Pada BAB/Sub BAB yang akan di masukkan di Daftar isi
b. Klik Home - Lihat Menu Heading Style - Klik Heading 1

Note : Agar Stylenya, untuk heading berikutnya tidak berubah dan sesuai dengan keinginan kita, modif style pada heading 1, dan heading berikutnya sesuai dengan keinginan kamu.
Seperti ini

Modifikasi bentuk tulisan sesuai yang kamu mau.


Lakukan modifikasi untuk Heading 1, heading 2, heading 3 dan seterusnya sesuai dengan jumlah heading yang kamu mau.

5. Pastikan kamu sudah memberikan heading pada semua bagian yang ingin kamu masukkan pada daftar isi.

6. Klik Update Jika ada penambahan BAB atau Sub Bab pada daftar isi.

7. Pembuatan Daftar Isi secara otomatis selesai.

Lihat Video ini



Oh iya, daftar isi yang baik juga dapat dilihat dari kelengkapan unsur-unsur yang ada di dalamnya, misal : adakah latar belakangnya, rumusan masalahnya, tujuan dan manfaatnya dan seterusnya.


Untuk mengetahui unsur-unsur yang umumnya harus ada pada daftar isi, perhatikan unsur berikut ini.

Apa saja unsur yang terdapat dalam daftar isi?
Daftar isi yang baik adalah daftar isi yang memudahkan pembaca dalam menemukan informasi yang terdapat pada suatu karya tulis.

Agar daftar isi dapat memudahkan pembaca maka terdapat unsur-unsur yang harus diperhatikan penulis dalam menyusun daftar isi.

Ada beberapa unsur dalam penyusunan daftar isi nantinya dapat disesuaikan dengan kaidah penulisan sesuai dengan pedoman masing-masing. berikut ini adalah unsur-unsurnya:

1. Halaman Judul
Halaman judul itu isinya sama dengan sampul.
Bentuk antara satu halaman judul dengan halaman judul lainnya bisa berbeda, misalnya antara buku dengan laporan penelitian atau makalah yang memiliki sistematika penulisan halaman judul yang berbeda.

Maka jika kita ingin membuat halaman judul pada KTI seperti skripsi atau makalah, lihat panduan yang berlaku pada lembaga terkait.

Untuk halaman judul KTI seperti laporan, umumnya berisikan sebagai berikut:
1. Judul karya tulis
2. logo
3. Identitas penulis
4. Nama Lembaga 
5. Tahun penerbitan

Contoh Halaman Judul Proposal

Contoh Halaman Judul Laporan Penelitian

2. Kata Pengantar
Kata pengantar atau prakata merupakan kata awalan yang ditulis oleh penulis yang berisikan tentang ucapan terimakasih, gambaran umum karya tulis dan permohonan maaf.

Kata pengantar ini ditulis pada halaman tersendiri dan terpisah dari bagian lainnya. Diakhir kata pengantar sebelah kiri dicamtumpan nama tempat, waktu dan diakhiri dengan penulis.

Lihat artikel contoh kata pengantar untuk memhami cara membuat kata pengantar dengan baik.

3. Latar Belakang
Latar belakang adalah landasan atau alasan yang melandasai seorang peneliti membuat atau melakukan pencarian informasi tentang masalah yang dipilihnya. 

Jika dia sedang membuat skripsi, maka latar belakang berisikan landasan ilmiah kenapa dia membuat skripsi tersebut.

Jika kita menulis latar belakang, biasanya berisikan : masalah, solusi, hipotesis.
dan Jika kita membuat latar belakang skripsi tiga komponen di atas (masalah, solusi dan hipotesis) harus diperoleh dengan cara cara yang sistematik serta berlandasakan asas yuridis, empirik, dan teoritis.


4. Rumusan Masalah
Unsur lain yang biasanya ada dalam daftar isi "KTI" adalah rumusan masalah.
Rumusan masalah merupakan masalah dalam karya tulis ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan.

Rumusan masalah dibuat berdasarkan adanya masalah.
Hal ini menjadikan antara rumusan masalah dan masalah penelitian memiliki hubungan yang kuat.

Pada daftar isi, rumusan masalah berisikan point point pertanyaan.

5. Tujuan 
Tujuan adalah rumusan kalimat yang menunjukan adanya hasil dari dilakukannya penelitian.

Tujuan penelitian akan mengidentifikasi keaerah mana penelitian akan dilakukan, data apa yang akan di cari serta informasi apa yang akan diperoleh.

6. Manfaat
Manfaat penelitian merupakan uraian manfaat yang akan diperoleh setelah dilaksanakannya penelitian.

Manfaat penelitian dapat dibedakan menjadi dua, yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis.

Manfaat teoritis berkaitan dengan manfaat keilmuan, misalnya hasil penelitian apakah akan memperkuat atau melemahkan suatu teori yang sudah ada,

Sementara manfaat praktis merupakan manfaat yang secara praktik atau langsung dapat dirasakan, baik dari pihak peneliti ataupun pihak-pihak lain yang mendapatkan manfaat dari adanya penelitian tersebut.

untuk lebih memahami cara membuat tujuan penelitian dan manfaat penelitian silahkan baca : contoh tujuan penelitian dan manfaat penelitian.

7. Pembahasan Masalah
Pembahasan masalah biasanya ada di BAB 2 dan 3, yang merupakan isi dari karya tulis kamu. Berisikan tentang kajian teori, atau metode penelitian (jika melakukan penelitian), hipotesis, analisis terhadap masala, dan hasil

Aku fikir dalam pembahasan masalah biasanya di isi oleh analisis segala hal yang menjadi rumusan masalah dan tujuan yang telah kau tulis di awal.

Misalnya pada tujuan kamu menuliskan:
- Mendefinisikan belajar
- Menganalisis ciri-ciri belajar.
- Menganalisis hasil belajar

Maka pada pembahasan kamu akan menjelaskan semua, dari apa saja yang telah kamu tulis di tujuan.

8. Simpulan dan Saran
Simpulan merupakan inti dari karya tulis kamu. Simpulan ditulis singkat padat, dan menjawab dari rumusan masalah yang telah dibuat.

Saran berisikan nasehat atau pesan penulis kepada pembaca, pesan ini di dasarkan pada hasil dari karya tulis yang telah di susun.

9. Daftar Isi
Dalam daftar isi, pasti ada daftar isi itu sendiri.
Saya tuliskan pada nomor ke sembilan, karena sempeat lupa.







Seperti apa contoh daftar isi?

Contoh Daftar Isi Makalah 1
DAFTAR ISI

Halaman Sampul .............................................................................................................i
Kata Pengantar ............................................................................................................... ii
Daftar Isi........................................................................................................................ iii
Bab I Pendahuluan........................................................................................................ 1
A. Latar Belakang.................................................................................................1
B. Tujuan Penulisan..............................................................................................3
C. Metode Penulisan.............................................................................................4
D. Sistematika Penulisan......................................................................................4
Bab II Pembahasan........................................................................................................5
A. Sunnah Rasulullah SAW Dalam Menghadapi Pemerintah..............................5        
B. Indonesia Bukan Negara Islam, Layakkah Ditaati?.........................................7
C. Bolehkah Membangkang Kepada Pemerintah Indonesia karena Tidak
 Berhukum dengan Syari’atIslam?    ....................................................................11
D. Apabila pemerintah itu berlaku zalim..............................................................13
E. Hikmah terus mentaati pemerintah dan tidak menggulingkan kerajaan......... 14
F. Syarat Boleh Memerangi Pemerintah.............................................................. 15
Bab III Penutup.............................................................................................................16
A. Kesimpulan.....................................................................................................16
B. Saran ............................................................................................................... 17
Daftar Pustaka...............................................................................................................18

Contoh Daftar Isi Makalah 2

DAFTAR ISI

Halaman Sampul .......................................................................................................... i
Kata Pengantar ............................................................................................................ ii
Daftar Isi.......................................................................................................................iii
Bab I Pendahuluan........................................................................................................1
A. Latar Belakang............................................................................................... 1
B. Tujuan Penulisan............................................................................................ 3
C. Metode Penulisan........................................................................................... 4
D. Sistematika Penulisan.....................................................................................4
Bab II Pembahasan...................................................................................................... 5
A. Pendidikan Sekolah Dasar.............................................................................. 6
B. Kesalahan Dalam Pentitikan di Sekolah Dasar.............................................. 10
C. Meningkatkan kualitas pendidikan ............................................................... 11
D. Peran Wali Kelas dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran ....................... 14
E. Peran Orang Tua ........................................................................................... 15
Bab III Penutup............................................................................................................16
A. Kesimpulan.....................................................................................................16
B. Saran ..............................................................................................................17
Daftar Pustaka..............................................................................................................18

Contoh Daftar Isi Makalah 3


DAFTAR ISI

Halaman Sampul ............................................................................................................ i
Halaman Sampul............................................................................................................. i
Halaman Pengesahan...................................................................................................... ii
Kata Pengantar .............................................................................................................. iii
Daftar Isi........................................................................................................................ iv
Bab I Pendahuluan........................................................................................................ 1
A. Latar Belakang................................................................................................ 1
B. Tujuan Penulisan............................................................................................. 3
C. Manfaat Penulisan .......................................................................................... 4
Bab II Pembahasan....................................................................................................... 5
A. Permukaan Bumi ........................................................................................... 6
B. Struktur Muka Bumi ...................................................................................... 8
C. Kerusakan Alam ........................................................................................... 10
D. Mengatasi Kerusakan Alam ......................................................................... 12
E. Dampak ........................................................................................................ 15
Bab III Penutup.......................................................................................................... 16
A. Kesimpulan.................................................................................................. 16
B. Saran ............................................................................................................17

Daftar Pustaka........................................................................................................... 18

Contoh Daftar Isi Skripsi
DAFTAR ISI
SAMPUL LUAR ..................................................................................................... i
SAMPUL DALAM .................................................................................................. ii
PERSETUJUAN ...................................................................................................... iii
PENGESAHAN ....................................................................................................... iv
MOTTO DAN PERSEMBAHAN............................................................................ v
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN................................................................. vii
ABSTRAK .............................................................................................................. viii
PRAKATA................................................................................................................ ix
DAFTAR ISI ............................................................................................................ xi
DAFTAR TABEL ...........................................................................................         xiv
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................        xvii
DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................         xix
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ............................................................................................ 1
B.  Identifikasi Masalah ................................................................................... 5
C.  Pembatasan Masalah................................................................................... 6
D. Rumusan Masalah ...................................................................................... 6
E.  Tujuan Penelitian dan Pengembangan........................................................ 6
F.   Manfaat Pengembangan............................................................................. 6
G. Spesifikasi Produk yang Diharapkan......................................................... 6
H. Pentingnya Pengembangan........................................................................ 7
I.    Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan................................................. 8
BAB II KAJIAN TEORI
A.    Deskripsi Teori ....................................................................................... 9
B.     Rambu-Rambu Pengembangan ............................................................. 33
C.     Landasan Pengembangan Media E-Comic Integratif ...........................  35
D.    Kerangka Berfikir ................................................................................. 36
BAB II. METODE PENGEMBANGAN.............................................................. 39
A. Jenis Penelitian ....................................................................................... 39
B.  Prosedur Pengembangan......................................................................... 41
C.  Uji Ahli................................................................................................... 46
D. Subjek Penilai.......................................................................................... 47
E.  Uji Coba Produk......................................................................................47
F.   Jenis Data............................................................................................... 47
G. Instrumen Penelitian............................................................................... 48
H. Teknik Analisis Data.............................................................................. 54
BAB IV HASIL PENELITIAN .......................................................................... 64
A. Persiapan Penelitian ............................................................................. 64
B.  Data Uji Coba....................................................................................... 65
C.  Analisis Data ....................................................................................... 92
D. Pembahasan ......................................................................................... 128
E.  Kajian Produk Akhir ........................................................................... 132
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ........................................................................................ 133
B.  Keterbatasan Penelitian ......................................................................132
C.  Saran Pemanfaatan Diseminasi, Pengembangan Lebih Lanjut.......... 134
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................136
LAMPIRAN ..................................................................................................... 138